Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Roman (sa) Arunika

Roman (sa) Arunika

Mungkin sudah naluri, mamak yang ada di seberang merasa sang anak sudah siap memiliki keturunan. “Ko ini, Mamak su tra sabar. Mamak su pengen bagendong cucu!” omel Mamak tambah ribut. (Kau ini, Mamak sudah tidak sabar. Mamak sudah ingin menggendong cucu!) “Ishh, banyak smusis kwa Mamak noh!” omel Kava dengan logat Manadonya. Wajahnya yang cakap pura-pura dikerutkan seperti orang marah. (Ih, Mamak rewel sekali!)
9.924.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897 kali sebagai cuman
Baca
+Pustaka
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

Jemari besar itu kini mencengkeram leher Sakuntala. “Bagus, Sambara! Sudah aku bilang tadi, tulang-tulang kalian berdua akan remuk sebelum kalian sempat menangis!” seru pria berkumis lebat. Ia segera tertawa diikuti satu rekannya selain Sambara, pria berbusur dan pria yang masih kesakitan memegangi telapak tangannya. “Kau prajurit Astagina ya? Kebetulan sekali, aku sangat membenci penguasa Astagina. Membawa pulang kepalamu dengan simbol di atas kepalamu itu rasanya pasti menyenangkan!” ancam Sambara.
1098.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai cuman
Baca
+Pustaka
Selìni

Selìni

"Ssttt–" Oh, sial. Pasti ada sesuatu. "K, kenapa?" Hidung Calum mengendus sekitar, matanya makin menyipit. Kemudian bisa didengar jelas suara umpatan halus si alpha. Tak henti lontarkan kata kasar sebagai bentuk pengutaraan. "Cal–"
901 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai cuman
Baca
+Pustaka
Tangisku

Tangisku

Aku potong-potong sayurnya,”Aku tertawa melihat ibu matanya mendelik. Setelah sarapan pagi dan membersihkan rumah, Aku ikut ayah ke toko untuk membeli sesuatu.Ketika di jalan aku melihat seseorang yang mirip cumil aku menatapnya tiada henti. "Cin kamu mau beli apa nanya,tanya ayah" "Cin di ajak ngomong kok diem" "Emm gimana yah?" "Astaghfirullah jadi kamu nggak denger ayah Bicara?"
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai cuman
Baca
+Pustaka
Kadrun

Kadrun

Dia menulis dengan terus tersenyum. “SAYANG, JANGAN LUPA SARAPAN YA. INI KUBUAT DENGAN CINTA. NANTI SEKITAR JAM 12, JANGAN LUPA DICEK REKENINGNYA, AKU AKAN MENTRANSFER 100 JUTA ITU SEBELUM JAM 12. LOVE KADRUN.”
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai cuman
Baca
+Pustaka
Ciuman Pengkhianat

Ciuman Pengkhianat

Aku memandangi foto itu dan terdiam sangat lama. Ibuku menghampiri dan menepuk pundakku dengan lembut. "Raline, kamu ingat anaknya Tante Cintami? Namanya Zevan. Dia baru pulang dari luar negeri dua hari yang lalu. Ayo kita makan malam bersama." Setelah mengatakan itu, dia menatapku dengan sedikit ragu-ragu lagi.
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai cuman
Baca
+Pustaka
Yuanrang Pendekar Pemburu Monster

Yuanrang Pendekar Pemburu Monster

Yang lebih mengejutkan, ternyata dia mampu berbahasa Cina. “Siapa kau? Kenapa kau memanggil-manggil nama Livilla?” tanya pria itu. Karena pria strigoi ini mampu berbahasa Cina, mudah bagi Yuanrang untuk menanggapinya, “Aku adalah murid Yudhistira yang tadi bernegosiasi dengan Livilla. Perkenalkan namaku Yuanrang. Apa Livilla belum menceritakan padamu?” “Sudah. Livilla sudah menceritakan semua. Namaku Aquilus Castus. Kekaisaran Romawi,” kata si pria sambil menjulurkan tangan untuk menjabat Yuanrang, “Aku biasa dipanggil Aquilus.”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai cuman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status