Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

“Aduh! Lepasin, Bang!” Semua kepala menoleh. Seorang pria muda bertato sedang dipiting oleh lelaki bertubuh tinggi besar. Di tangan pria muda itu berjatuhan beberapa bungkusan cukup besar. Pasar seketika ricuh. “Jangan coba-coba mencuri dari orang yang sedang bekerja keras, Ja!” bentak lelaki tinggi besar itu. Ia mendorong si pencuri hingga terjatuh di tanah.
1019.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 632 kali sebagai dagu tajam
Baca
+Pustaka
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

Ketika Dagaz sedang meminum airnya, sekelibat lewat sosok di belakangnya. “Siapa itu, Dark?” tanya Dagaz pada entitas miliknya “Aku tidak tahu, aku tidak sempat melihatnya Dagaz segera beranjak dari tempatnya mengikuti sosok yang baru saja lewat menggunakan instingnya. Dagaz memfokuskan diri untuk merasakan hawa sosok tersebut, namun gagal. Ia kini terhenti di sebuah sumur yang lain. Dagaz penasaran dengan kondisi sumur tersebut. Ia melihat kedalam sumur tersebut, namun sumur tersebut sangat curam dan gelap. Dagaz merasakan bekas – bekas hawa banyak manusia di dalam sumur tersebut. Itu berarti sumur tersebut sering di gunakan oleh manusia. Mungkin untuk bertapa. Karena tidak mungkin ada manu
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai dagu tajam
Baca
+Pustaka
Pura Pura Pacaran dengan Selebriti 90 Hari

Pura Pura Pacaran dengan Selebriti 90 Hari

"Kita sudah membayar harga kebohongan kita dengan mengungkap kebenaran. Sekarang, kita jalani ini sebagai diri kita, La." Damian mengeluarkan keychain kayu yang diukir: "T.S. (Terusan Senja) - A&D" "Ini adalah papan nama kita yang baru," bisik Damian. "Di T.S., kita memilih kenyataan. Kita sudah melewati kegelapan, dan sekarang kita akan memulai senja yang baru."
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai dagu tajam
Baca
+Pustaka
Malam Panas Bersama Tunangan Kakak Angkatku

Malam Panas Bersama Tunangan Kakak Angkatku

Aroma kopi dan lembar kertas baru menghiasi udara. Pria itu duduk di balik meja kerjanya. Dua kancing teratas kemeja Jade sudah terbuka, menyingkap tulang selangka yang tajam dan sedikit keringat tipis di pangkal lehernya. Entah ke mana dasinya. Daisy membungkuk sopan sambil mengangkat kantung belanja. “Maaf, Tuan,” sesal Daisy. “Saya salah mengirimkan pesan dan tidak bermaksud meminta apa pun pada Tuan.”
9.761.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai dagu tajam
Baca
+Pustaka
Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Raja Kegelapan penguasa alam ghaib. Keris Lungit Awu muncul memancarkan hawa iblis miliknya hingga menyebar ke seluruh kerjaan membuat mereka bersujud. Durgamaya tersenyum senang melihat nya termasuk para pengikut setia nya hingga ia menyadari sesuatu. "Di mana Lembayung Ijo," ucapnya bingung ketika tak mengetahui keberadaannya.
855 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai dagu tajam
Baca
+Pustaka
Duda Tetangga

Duda Tetangga

Meski ingin, tapi ia sadar tak memiliki hak untuk itu. Setelah Yuda keluar, Dokter Lulu membuka file rekam medis di komputernya. Sebuah gambar tiga dimensi hasil MRI menampilkan bentuk bagian otak berbentuk kuda laut. Ada bercak hitam pada kuda laut tersebut yang ditampilkan oleh monitor. "Hipokampusnya bermasalah, kemungkinan Ica mengalami TGA (Trasient global amnesia). Dia tak mengenali Yuda ketika siuman."
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai dagu tajam
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Kafe Dago Tempat kecil di pinggir jalan Dago, dinding bata ekspos, lampu kuning temaram, bau kopi tubruk dan rokok kretek menyelimuti udara. Meja kayu tua, kursi rotan, 50 penonton—mahasiswa ITB, pasangan muda, beberapa turis backpacker.
989 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai dagu tajam
Baca
+Pustaka
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Fix duda! Naura diam, meski tubuhnya kaku takut membangunkan keduanya walaupun sebentar lagi tubuhnya akan terasa pegal-pegal tapi di sisi lain ada hikmahnya juga karena dia bisa mendapatkan sedikit informasi tentang pertanyaan yang selama ini tidak mungkin dia tanyakan langsung ke orangnya. Gengsi dong! Bisa gede kepala kalau Arjuna sampai tahu dia kepo sama statusnya yang duda atau masih perjaka?
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai dagu tajam
Baca
+Pustaka
Terpaksa Akad

Terpaksa Akad

“Seperti yang aku ucap tadi, aku tak ingin mendengar jawabanmu, Zi! Aku tak ingin mendengar penolakan mu. Aku hanya ingin kamu tetap seperti biasanya. Zi yang kukenal.” “Bro, kamu itu aneh! Yang namanya nembak sudah pasti dong butuh jawaban,” ucap Tama sambil menyentuh pundak temannya. Aga kini terkekeh. “Aku hanya menguji keberanian saja, Bro! Ini pertama kalinya aku nembak cewek tahu.”
1022.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 602 kali sebagai dagu tajam
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

tampak matanya memerah, membuat Edo mengerutkan keningnya, memang apa yang terjadi. Namun Edo tidak berani bertanya, Arra pun demikian. Ia meletakkan iPhone miliknya di atas meja, guna merekam semua pembicaraan yang terjadi. Dan mulailah sosok yang memperkenalkan diri sebagai Tumiyem itu bercerita perihal siapa itu Redita, siapa bapaknya dan ibunya serta apa saja yang kemudian terjadi pada sosok itu.
9.9266.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai dagu tajam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status