Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kronik Negeri Nusa

Kronik Negeri Nusa

Semuanya dihiasi gambar serta ukiran unik pada dinding. "Tuan Patih lihat bangunan itu?" tanya Darsam menunjuk kearah salah satu bangunan yang dihiasi ukiran ayam jago, "Itu adalah Balai Tajen, tempat sabung ayam paling elit di tanah Sagara, mereka bilang ayam - ayam aduan terbaiklah yang berlaga di sana."
109.0K viewsOngoingAdded to Library 288 Times as dagu tajam
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

“Gue juga kangen sama lo, Sayang!” Ameera tertarik untuk menelepon. Ia menekan sebuah nomor milik orang terdekatnya. Layar gawainya terpampang sebuah gambar wajah pemuda tampan bertuliskan “Tuan muda” dengan keterangan berdering. “Hei, lo ke mana aja, sih?” sapa seseorang dari seberang telepon Ameera. “Kan, gue udah bilang kalo gue sekarang ada di Jogja! Lo lupa?”
108.3K viewsOngoingAdded to Library 298 Times as dagu tajam
Read
+Library
Diam-diam Cinta

Diam-diam Cinta

“Hai, Svaha! Terimakasih sudah datang!” Svaha melambai dengan canggung, karena semua orang menoleh ke arahnya sekarang. “Jadi, titik A adalah tempat kita berdiri. Titik B adalah Villa, Penjara ada di tepi danau sebelah barat. Tidak ada suaka atau tempat perlindungan hari ini. Buronan akan lari dua menit lebih awal. Polisi menyusul setelahnya. Buronan yang sampai di titik B duluan adalah pemenang. Polisi yang sampai di penjara bersama seorang Buronan adalah pemenang. Apa sudah cukup adil?”
109.7K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as dagu tajam
Read
+Library
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

ujar Mega Mega berjalan sambil membawa nampan, yang berisikan kopi-kopi pesanan mereka. “Ini pesannya,” ujat Mega, sambil menaruh kopi tersebut satu persatu di meja mereka. “Gimana udah manis?” Tanya salah satu pria mmbuat Mega menganggukan kepalanya. “Gak perlu gula biar manis, cukup lihat wajah Mega aja, bisa bikin diabetes!” Ahahah! Mega memutar bola matanya dengan malas. “Aku Aminin biar beneran diabetes liat wajahku!” kesal Mega, dia hendak pergi namun pria itu kembali berbicara
16.2K viewsCompletedAdded to Library 485 Times as dagu tajam
Read
+Library
TUAN MUDA 16 DIGIT

TUAN MUDA 16 DIGIT

“T-Tapi, Tuan Adrian, undangannya tidak sesuai dengan format...” Adrian memotong dengan tajam. “Diam! Anda tahu arti undangan Diamond itu apa? Acara ini digelar karena mengharapkan orang yang memiliki undangan Diamond itu!” Penjaga itu terdiam, wajahnya memucat semakin parah. Adrian segera memberi isyarat kepada staf lain. “Segera siapkan jalur khusus untuk Tuan Darren dan timnya. Jangan sampai ada hambatan lagi.”
2.9K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as dagu tajam
Read
+Library
DENDAM LUKA LAMA

DENDAM LUKA LAMA

DENDAM - Keseruan Dinner Bu Endah melangkah keluar lift dan matanya langsung tertumbuk pada sosok wanita berhijab cokelat susu, berusia beberapa tahun di atasnya. "Mbak Arum," ucap Bu Endah lirih. Lalu berpelukan sejenak dengan satu-satunya saudara yang ia punya. Bu Endah juga menyalami lelaki berkacamata yang ada di antara mereka. Kakak ipar yang tadi mengirimkan pesan. "Mas, maaf jadi merepotkan."
10178.6K viewsCompletedAdded to Library 6.8K Times as dagu tajam
Show Reviews (44)
Read
+Library
Laely Nurhayati
ceritanya menarik, bahasanya bagus, karakternya mewakili budaya kita pada umumnya yang menjunjung tinggi nilai dan norma, menggambarkan bhw penulis sangat menjunjunv tinggi nilai2 luhur budaya dan agama
moonrose
hmm kenapa vania maafin sagara? apa cinta bisa segitu bodohnya ya. 7bulan lost contac, tapi masih anggap suami dan akhirnya gak jadi cerai. apalagi tau alasannya knp sagara gitu ya harusnya vania tau diri sih.
Read All Reviews
Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Rahasia di Ranjang Malam Pertama

"Janin kita yang minta, dan harus dibeli langsung dari pedagang di sananya. Apa, tuh, tadi nama daerahnya? Jamblang, ya?" *** NOTE: Wkwkwk. Garda dikerjain Daisha, tuh~ emang enak :D Btw, bagi yang mau tahu visual Garda ada di reel IGE @kimne99, ya. Dan info terkait karya aku lainnya bisa ditengok di postingan. See you~ Thank you~ :>
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as dagu tajam
Read
+Library
Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

Udara dingin. Dan semakin jauh mereka masuk— suasana terasa semakin tidak biasa. “Ini bukan jalur biasa…” gumam Adrian. Logan tidak menjawab. Namun langkahnya tidak melambat. Hingga akhirnya— mereka sampai di sebuah pintu besi besar. Tertutup. Namun tidak terkunci. Elara berhenti di depannya. Matanya menyipit. “Di balik ini…”
101.9K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as dagu tajam
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

"Gimana kalau aku tetap nggak setuju?" Suara pria yang dingin dan familier itu terdengar dari belakangku. Aku menyingkirkan topi yang menutupi wajah dan langsung beradu pandang dengan mata hitam pria itu yang tampak dalam dan tajam. Dia terlihat jauh lebih buruk dibanding setengah bulan yang lalu, jenggotnya berantakan dan pakaiannya kusut, persis seperti gelandangan.
12.3K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as dagu tajam
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status