Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

"Kalian semua menjauh-lah dari area ini. Biar aku yang mencari Martha.” Usai para pengawalnya mundur, Roman melangkah sendirian menyusuri gang sempit. Matanya yang jeli menangkap sosok ibu paruh baya yang kebetulan lewat. Roman mendekat, menahan suaranya agar terdengar sopan saat menanyakan alamat Martha. Beruntung, wanita itu mengenali nama Martha dan bersedia menunjukkan sebuah rumah kecil di ujung jalan.
1044.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dari ave maria ke jalan lain ke roma
Baca
+Pustaka
Ayahku Tidak Tamat SD

Ayahku Tidak Tamat SD

Benar atau tidak? "Kira-kira dari mana ya Maryam dan keluarganya bertemu arsitek asal Itali itu?" tanyaku pura-pura berfikir. "Ya...Mereka healing dong ke Itali. Mereka kan memang sering liburan keluar negeri, Mar. Secara mereka kan banyak uang." "Wah...Keren itu. Berarti Thalita sudah pernah melihat langsung Gerbang Branderburg dan Kastil neuschwanstein, dong?"
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai dari ave maria ke jalan lain ke roma
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan Tuan Muda

Istri Kesayangan Tuan Muda

lanjut Leia. Mereka tengah melalui jalan sempit yang dipadati dengan pertokoan, baik yang menjual barang-barang branded internasional, maupun produk kerajinan dan oleh-oleh khas Venesia, untuk mencapai ke tengah Rialto Bridge itu. 'Bukan maps yang mengarahkanku ke jalur tercepat itu, tapi Leoan. Dan di mana pria itu sekarang?' batin Aletta.
8.843.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai dari ave maria ke jalan lain ke roma
Baca
+Pustaka
Bodyguard I'm in love

Bodyguard I'm in love

Tidak mungkin baginya meminta bantuan Romis, karena bukannya membantu, pria legam berambut panjang itu pasti malah menambah masalah. "Jangan sungkan, Jhon! Duduklah dengan nyaman!" sahut Maria. Jhon balas bergumam, "Hm." Maria mulai melajukan mobil tak lambat tapi juga tak cepat. Namun tatkala jalanan sedikit lenggang, wanita itu langsung menambah kecepatan mobilnya, sekaligus menyalip kendaraan lain selayaknya pembalap sekelas F1. "Wah," degup kagum Jhon.
9.971.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai dari ave maria ke jalan lain ke roma
Baca
+Pustaka
SATU ATAP DENGAN CEO JUTEK

SATU ATAP DENGAN CEO JUTEK

Sopir taksi mereka, seorang pria paruh baya dengan senyuman ramah, melirik ke arah pasangan muda tersebut melalui kaca spion. Sopir tersebut lalu bertanya, "Tuan, Nona. Apakah ini pertama kali kalian ke Roma?" "Iya, ini pertama kali kami ke sini. Kami baru saja menikah dan datang untuk berbulan madu." "Selamat! Roma adalah tempat yang sempurna untuk bulan madu. Pastikan kalian mencoba gelato di Trevi Fountain dan naik ke atas bukit Aventine untuk pemandangan yang luar biasa," seru sang sopir kepada keduanya.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai dari ave maria ke jalan lain ke roma
Baca
+Pustaka
Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku #part13 Banyak jalan menuju Roma, seperti pepatah tersebut...maka banyak cara untuk membalas penghianatanmu, Mas. Kuras isi dompet si gundik itu, bukankah dia sendiri yang menawari uangnya untuk membahagiakan aku?? Baiklah, aku turutin tawaran gundikmu itu, akan ku nikmati hartanya. Berdosa kah aku??! Aku pun tak tahu...!!!
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai dari ave maria ke jalan lain ke roma
Baca
+Pustaka
Gadis Dua Belas Digit

Gadis Dua Belas Digit

Seolah tak melakukan apa-apa. Selain dari pada itu, Maria memberi kode berupa bintang pada pesannya. Yang berarti pesan tersebut tidak perlu dibalas. Satu jam perjalanan, akhirnya mereka tiba juga di kota. Empat orang itu langsung ke sentral park. Dan di tempat itu juga Mark hendak bertemu kliennya. "Mommy, Daddy, apakah Joe boleh main bianglala sekarang juga?" tanya Joe antusias begitu keluar dari mobil.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai dari ave maria ke jalan lain ke roma
Baca
+Pustaka
Simpanan Dosen Tampan

Simpanan Dosen Tampan

Matanya bergerak ke kanan dan kiri, mengamati perubahan itu tanpa sadar. “Mas…” panggilnya pelan. “Hmm?” Felly menoleh, alisnya sedikit bertaut. “Ini kita masih di area wisata?” Marvin melirik sekilas ke sekeliling, lalu kembali menatap jalan di depan. “Masih Roma.” Felly langsung menatapnya datar. “Anak kecil juga tahu.” Marvin tersenyum tipis, tapi tidak menambahkan apa-apa.
1052.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai dari ave maria ke jalan lain ke roma
Baca
+Pustaka
Pesona Gelap Tuan Mafia

Pesona Gelap Tuan Mafia

Tanpa menunggu lama, ia pun segera masuk ke dalam mobil taksi tersebut. “Kemana tujuan anda, Nona?” tanya sang supir taksi. “Antar aku ke Roma,” ucap Siena. Sang supir tampak terkejut. “Roma? Itu sangat jauh. Biayanya pun akan mahal.” Siena mendesah kasar. Ia tak bisa kembali ke Roma menggunakan kereta maupun pesawat. Jalan satu-satunya hanyalah menggunakan mobil. Toh, Benigno bisa membayarnya jika sudah sampai di rumahnya nanti.
10726 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai dari ave maria ke jalan lain ke roma
Baca
+Pustaka
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Namun aku mengerti dan akhirnya berkata bahwa Maria harus pulang karena sudah malam. Ibu dan yang lainnya kelihatan agak sedih, namun aku yakin mereka juga mengerti. Akhirnya setelah mereka bertiga memeluknya dan Ibu mencium Maria, aku mengantar Maria pulang naik mobil kami yang sudah butut. Maria berjalan bersamaku ke garasi. Di belakang, Ibu, Salsa, dan Rania memperhatikan kami. “Nak Maria, nanti ikut antar Rama ke bandara kan?” tanya Ibu tiba-tiba.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai dari ave maria ke jalan lain ke roma
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status