Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

"Keberadaan tanpa akhir adalah kekacauan. Sebuah cerita yang tidak pernah selesai adalah cerita yang gagal. Biarkan aku memberikan 'Titik Terakhir' pada semua yang kalian ciptakan!" Sang Penyelesai Agung mulai menebarkan jaring-jaring energi hitam yang ia sebut The Deadlock. Di mana pun jaring itu menyentuh galaksi puisimu, kata-katanya berhenti bergerak. Makhluk-makhluk yang hidup dengan apresiasi mendadak membeku, menjadi patung-patung marmer yang indah namun mati. "Nara, dia mencoba memaksa epilog pada saat kita baru saja memulai prolog!" seru Nari. Ia mencoba menyanyikan lagu kehidupan, namun suaranya diserap oleh kekakuan Sang Penyelesai.
965 viewsOngoingAdded to Library 34 Times as death of the endless
Read
+Library
DEADLY SCHOOL

DEADLY SCHOOL

tegas Nobu dibarengi Adit yang langsung menyalakan tv. Adit pun kaget melihat berita tersebut, dia tidak menyangka salah satu temannya sudah meninggal dunia. "Gue udah liat tadi, kasihan banget Nob, walaupun gue gak terlalu kenal," jawab Adit dengan muka sedih. "Kira-kira lu tau gak? temen nya Nadia siapa aja?" tanya Nobu penasaran. "Aduh, gua gak terlalu tau Nob tentang dia, Tapi gua pernah liat dia pernah diwawancarai disekolah. Gue ada video nya sempet gue rekam waktu itu," jawab Adit.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as death of the endless
Read
+Library
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.8K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as death of the endless
Read
+Library
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

😭 Mata Haneul juga udah bolong hitam pekat seluruhnya melayang otomatis menuju pusaran kabut atap menara! Nah, momen "Napas Terakhir" udah bener-bener di depan bibir nih guys! Kira-kira di Bab 133 nanti, pas ciuman kematian itu beneran dilepaskan, apakah segel Malakai bakal langsung hancur berkeping-keping atau malah bodi bioniknya Hamin yang meledak duluan jadi bubur besi? Terus nasib Haneul bakal gimana setelah nerima seluruh mana kehidupannya Hamin? 😂🔥
892 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as death of the endless
Read
+Library
Cinta di Gerbang Kematian

Cinta di Gerbang Kematian

jawab Feli. Satu-satunya peristiwa kematian yang paling melegakan adalah melihat kematian ayahnya sendiri, Feli bisa melihat ketika Ayahnya sedang duduk di kursi goyang dan membaca selembar koran. Ada secangkir kopi di nakas sebelah tempatnya duduk, pada saat itulah Farhan akan meninggal dalam keadaan tersenyum. Ditengah senyumannya, Farhan seperti mengucapkan sebuah kalimat terakhirnya. Akan tetapi Feli tidak tahu ayahnya itu berkata apa. “Ini semua berkat Mamamu, dia sudah banyak berkorban demi Papa,” balas Farhan.
807 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as death of the endless
Read
+Library
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Jika dia tidak menyetujui permintaannya, dia tidak akan berhenti, dan akan terus mencoba bunuh diri. Dia tidak ingin Lyra mati, dan juga tidak ingin dimanipulasi olehnya. Wajahnya muram dan dia tidak mengatakan apa-apa. Pada saat itu, seorang kasim junior bergegas masuk, "Yang Mulia, sesuatu telah terjadi! Selir Sienna sudah meninggal!" "Apa?" teriak Damian dengan suara melengking. "Selir Sienna meninggal? Bagaimana dia bisa meninggal?"
985.2K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as death of the endless
Read
+Library
Humming of Death

Humming of Death

Air shower mengucur deras, menghantam lantai kamar mandi dengan suara berulang, namun warnanya tak lagi jernih, melainkan merah pekat. Darah bercampur air mengalir di kaki Piero, hilang di lubang pembuangan. Ia berdiri mematung, mata terpejam di bawah guyuran air panas, membiarkan sisa pembantaian itu luruh dari kulitnya. Tidak ada rasa bersalah. Tiga nyawa sudah ia ambil, dua di antaranya dalam waktu kurang dari seminggu.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as death of the endless
Read
+Library
Happy Ending

Happy Ending

Lanjut nenek Hanna yang kembali datar setelah ia mematikan siaran tv itu. Tak bergeming sejenak sebelum akhirnya Tamara memutuskan untuk beranjak dari posisinya. “Kalau begitu selamat malam.” Tamara menunduk hormat yang sedari tadi Tamara juga terus menunduk tak ingin menatap wajah neneknya, sesaat setelah neneknya menyentilnya. “Jangan lupa besok datang lagi, rawatlah wanita tua ini.” kata – kata terakhir yang Tamara dengar sebelum ia keluar dari kamar inap nenen Hanna.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as death of the endless
Read
+Library
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Rian tersenyum lalu mengangguk pada Delia. "Kamu juga jangan telat makan dan jaga kesehatan. Hubungi aku jika ada masalah. " Rian menarik pelan hidung Delia saat berbicara. Delia segera memegang hidungnya dengan pipi memerah seperti buah tomat. Saat siluit Rian mulai menghilang Delia masuk kedalam mobil Porsche Panamera berwarna merahnya dan pergi meninggal tempat kerja Rian.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 565 Times as death of the endless
Read
+Library
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

Namun tubuhnya perlahan mulai hancur menjadi debu, dimulai dari kakinya lalu menjalar ke paha dan tubuhnya. "Tidaak!! Aku tidak terima ini! Kenapa ada elemen seperti itu? Kenapaaaaaa?" Teriak Robert penuh kengerian. Dan itulah kata-kata terakhirnya sebelum dia hancur menjadi abu sepenuhnya dan hilang tertiup angin. "Nikmatilah Robert, itu akhir dari hidupmu," gumamku. Walau bagaimana pun ada rasa puas dalam hatiku.
1016.8K viewsCompletedAdded to Library 486 Times as death of the endless
Show Reviews (42)
Read
+Library
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status