ENAK, PAK DOSEN!
bisik Damar menggoda.
"Semalam kan sudah, Mas. Aku capek tahu," jawab Diana, melirik jam weker di nakas. Ia meraih jam itu.
"Ya sudahlah. Hm, hm, hm." Damar bernyanyi pelan, menirukan lagu-lagu lama.
"Sudah, jangan manja. Ini sudah setengah em—"
"Jam berapa, ha?" tanya Damar, memeluk pinggang Diana yang tiba-tiba diam membeku.
Bab Populer