Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BEKERJA SEBAGAI ISTRI SIMPANAN

BEKERJA SEBAGAI ISTRI SIMPANAN

Kepala sedikit terangkat, menatap kosong ke depan. Pendosa yang meminta ampun, tetapi masih terikat dengan dosanya? Apakah pantas? Apakah Tuhan tidak lagi murka? Akankah dikabulkan doa ini? Pupuskah harapan yang sempat terpatri? "Anda tidak sendiri, ada Tuhan yang menemani!" tutur Maria. Aku enggan menoleh melainkan langsung melepas mukenah dan menyimpannya kembali di tas besar.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai dengan mu tuhan
Baca
+Pustaka
Ku Pinang Kau Dengan Syahadat

Ku Pinang Kau Dengan Syahadat

Tanya Ummi kembali. Yang langsung ku jawab dengan anggukan kepala. Ummi pun kembali tersenyum lembut mendengarnya. "Jika kau memang mencintainya, mintalah dia pada Allah. Mohonkan dia, agar menjadi tulang rusukmu. Mintalah pada-Nya agar kalian berjodoh, baik di dunia maupun di akhirat."
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai dengan mu tuhan
Tampilkan Ulasan (48)
Baca
+Pustaka
Fatmah Azzahra
buat para pembaca Budiman yang setia, baca karyaku ini bisa dapat koin gratis loh! nanti aku pilih diantara kalian (3 orang) buat dapetin hadiah koin dengan total 500 koin emas. Caranya gampang banget, kalian cukup baca + kasih komentar + kasih ulasan bintang 5 + gem. Kalau udah mengerjakan, inbox!
MyMelody
Woooiii, semua yg belum baca novel ini, ayo merapat. Kita ramaikan agar penulis semakin semangat. Asli, keren banget ceritanya. Serunya ada, gregetnya dapat, sadnya juga ada, dll. Dijamin ga rugi kalau kalian baca novel ini. The best!!!
Baca Semua Ulasan
Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

tekadku Tiada kekuatan melebihi kekuatan doa karena doa adalah senjata orang mukmin. Kini aku merajut kembali hubungan ku dengan Sang Khalik, hubungan yang telah merenggang yang membawa aku menjauh dari Nya, bahkan sering aku melupakan-Nya. Di kesunyian malam aku mulai bersujud, bersimpuh menyerahkan diri hanya untuk Tuhanku.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai dengan mu tuhan
Baca
+Pustaka
Two Cents in a Relationship

Two Cents in a Relationship

ledeknya Aku hanya membalasnya dengan senyum tipis dan berjalan menyamai langkahnya. Tuhan, semoga hari ini aku bisa menjalani semuanya tanpa menangis lagi. Semoga semuanya lancar.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai dengan mu tuhan
Baca
+Pustaka
BE WITH YOU

BE WITH YOU

“Time is the invisible and the strongest presence.” – Khalid Masood Aku terbangun karena sinar matahari muncul dari jendela yang tidak kututup rapat semalam. Mengerang, menarik tangan, mengumpukan kesadaran. Tumben sekali Mama tidak datang dan memaksaku untuk bangun sambil dengan nada sinis mengatakan kalau anak gadis tidak boleh bangun siang. Ah tunggu, ini bukan kamarku. Dan Mama berada jauh di sana.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai dengan mu tuhan
Baca
+Pustaka
Selangkah Berjejak

Selangkah Berjejak

Balasnya siap mendengarkan apa yang akan Azlan katakan. “Kami mengimani satu Tuhan zat yang MahaEsa. Allah Subhanahuwata’ala. Kami mengimani-Nya melalui perantara di utusnya seorang Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Manusia dengan akhlak paling sempurna.” Azlan menghela nafas. Perombak itu tersenyum lebih bersemangat wajah pusatnya seolah menemukan cahaya dengan cerita itu.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai dengan mu tuhan
Baca
+Pustaka
Bukan Inginku Menikah Denganmu

Bukan Inginku Menikah Denganmu

Lalu dikecup bagian punggungnya berkali-kali. "Aku bangga sama kamu. Aku yakin kamu bisa melewati ini." "Kita, Sayang. Berkat kamu, saya jadi yakin kalau saya bisa." Merasa sudah salah bicara, Mila mengatupkan kedua bibirnya perlahan. Lalu berujung dengan tersenyum kecil. "Iya. Kita." ***
1047.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 991 kali sebagai dengan mu tuhan
Baca
+Pustaka
Kubawa Benihmu, Mas!

Kubawa Benihmu, Mas!

"Duduk dulu, Mang!" Pria paruh baya itu mengikuti apa kata bibi, wanita yang selalu tulus merawat semua keperluannya meskipun tidak ada ikatan diantara mereka berdua. Hanya saling percaya dan jujur, dua kata yang sederhana. "Apakah bibi sudah sarapan?" "Belum, makanya kita makan bersama sambil mebicrakan mengenai isi amplop itu," jawab bibi.
1033.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 740 kali sebagai dengan mu tuhan
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Bertemu Denganmu

Setelah Aku Bertemu Denganmu

Chapter 6 Pandu POV – Flashback Tak ada satu pun yang akan datang ke Jogja untuk peresmian besok. Tidak Papa. Tidak Mama. Tidak juga Lena. Bagi Papa resort ini tak lebih dari kios kecil jika dibandingkan dengan aset-asetnya yang lain. Sedangkan Mama, akan selalu berada di belakang suaminya, di mana pun itu. Untuk beberapa detik, aku hanya diam. Bukan karena terkejut, aku sudah menduganya. Tapi tetap saja, ada bagian kecil dalam diriku yang berharap aku salah.
580 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai dengan mu tuhan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status