Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kembang Desa di Lubang Buaya

Kembang Desa di Lubang Buaya

Tok, tok, tok, Seorang Perawat tampak berdiri mengetuk pintu di luar. Darius segera beringsut dan membuka pintu yang sengaja ia kunci tadi. Sementara Wina bernafas lega dan mendengus kesal karena malah terlena dengan perlakuan Darius barusan.. "Si4lan! Aku terlena dengannya! hormon kehamilan ini membuatku serba salah!" dengus Wina membatin.
1.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 22 Beses bilang desa siluman
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

Ia duduk di kursi kayu sederhana dengan tongkat kayu di tangannya, wajahnya tampak penuh kekhawatiran. "Kau sudah bangun. Bagus," kepala desa menyapa dengan suara serak. "Apa yang bisa kubantu?" Rakasura duduk di depannya, pandangannya langsung ke arah kepala desa. "Kami semua tahu serangan semalam bukan yang terakhir," kepala desa memulai, wajahnya tampak semakin serius. "Siluman itu pasti akan kembali, dan kali ini mereka mungkin membawa lebih banyak pasukan."
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang desa siluman
Read
+Library
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

Mereka mundur beberapa langkah, lalu menyalakan api lebih besar. Salah satu anggota tim, Wawan, melihat siluet tinggi di antara kabut seperti manusia tanpa wajah, tubuhnya pucat, dengan sulur keluar dari punggungnya. Makhluk itu hanya berdiri, mengamati, lalu perlahan mundur ke gelap. --- Ketika kedua tim kembali ke balai desa menjelang fajar, wajah mereka pucat, pakaian berbau asap dan tanah.
101.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 56 Beses bilang desa siluman
Read
+Library
Desa Pulo Majeti

Desa Pulo Majeti

Bagaimana tidak, ia sudah trauma untuk sekadar keluar rumah dan ternyata itu hanya ulah orang tidak bertanggung jawab. “Astaga, dasar orang kurang kerjaan banget deh, pake nakut-nakutin warga desa segala,” rutuk Salsa dengan bibirnya yang terlihat seperti bebek di mata Glen. “Awas aja kalau ketemu.” Salsa benar-benar akan memukul orang yang berpura-pura menjadi hantu itu, sekalipun ia tidak pernah memukul orang karena saking kesalnya.
1.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 53 Beses bilang desa siluman
Read
+Library
Suami Pura-pura Dari Desa

Suami Pura-pura Dari Desa

Wanita tinggi semampai itu mencoba menenangkan suasana. "Iya. Almera tahu Alfian milik sahabatnya Hanum. Tapi Almera sangat berharap setelah dia tahu hubungan Hanum dan Alfian sudah berakhir. Apa dia salah?" Teriak Bu Hilda dengan mata melotot. "Sebenarnya putriku yang bodoh, kenapa dia memilih laki-laki ini untuk di cintainya? Kenapa bukan laki-laki lain yang tidak mudah menaruh hati pada perempuan lain," lanjutnya.
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 38 Beses bilang desa siluman
Read
+Library
REKAMAN DESAH DARI SEKRETARIS SUAMIKU

REKAMAN DESAH DARI SEKRETARIS SUAMIKU

Aku masih ngobrol santai dengan Armila setelah pembahasan serius tadi. Lama tidak berjumpa sebab kesibukan masing-masing membuat kami punya banyak bahan obrolan. Tidak sengaja menoleh ke arah pintu masuk, di sana kulihat seorang wanita berpenampilan mirip artis murahan. Gaun ketat di atas lutut menunjukkan paha putih mulus, dengan model potongan dada rendah, dua gundukan itu seperti hampir keluar. Dia Erina, perempuan baya yang menggusur tempatku dari singgasana keharmonisan rumah tangga. Penampilannya sungguh jauh dari pencapaian usianya.
1019.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 409 Beses bilang desa siluman
Read
+Library
Suara Desahan Di Kamar Iparku

Suara Desahan Di Kamar Iparku

Halo ... selamat siang. Bagaimana kabar kalian? Semoga baik-baik saja dan selalu dalam lindungan Tuhan, ya. amiin.... Di sini, Author ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk kalian yang sudah mampir di cerita "Suara Desahan Di Kamar Iparku" Bagi kalian yang sedang cari bacaan, yuk mampir di cerbung yang lain. Langsung ketik saja di kolom pencarian lalu masukkan ke dalam daftar pustaka kalian ya.
9.61.2M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 48.3K Beses bilang desa siluman
Read
+Library
CINTA YANG TAK TERMILIKI

CINTA YANG TAK TERMILIKI

Tidak ada satupun perempuan yang pernah dekat dalam hidup Dimas. Dulu, ketika SMA Dimas pernah mencoba mendekati salah seorang teman sekelasnya. Nama perempuan itu Nirmala. Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari Mala. Kecuali otaknya yang luar biasa. Dia tidak cantik seperti teman-temannya yang lain. Namun, si kulit sawo matang itu akan terlihat sangat manis jika sedang tersenyum. Seingat Dimas, selama dia mengenal Mala, tidak pernah sekalipun Dimas melihat Mala tampil wah. Dia sangat sederhana.
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 41 Beses bilang desa siluman
Read
+Library
Lelakiku Sedingin Es

Lelakiku Sedingin Es

Suasana kembali sepi, Mila sedang menjelaskan kepada Ganis, soal pekerjaannya. "Jadi ini Mil, yang di ceritakan itu?" Seorang lelaki yang baru datang ke ruangan, menghampiri Ganis, sambil mengulurkan tangan. Lumayan ganteng, berkulit agak gelap dengan tinggi sedang. Tidak seperti Felix yang seperti tiang listrik, saking tinggi dan kurusnya. Mila langsung menoleh pada sumber suara itu. "Iya, Bram. Perkenalkan temanku Ganistra Yunatha, biasa di panggil Ganis." jawabnya ceria.
1050.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang desa siluman
Read
+Library
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

"Astoge, silumannya banyak, Kak?" Tania hanya bisa menganga mendengar kisah singkat Arsela yang sudah sangat berpengalaman dalam menghadapi hal-hal berbau supernatural. "Banyak banget malahan, Tan. Dimulai dari siluman ular raksasa, siluman rumah sakit, manusia berkepala 2, raja pocong, siluman duyung, dan lain-lain." Papar Arsela.
108.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 293 Beses bilang desa siluman
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status