تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Aduh, Pelan-Pelan, Bos

Aduh, Pelan-Pelan, Bos

"Jangan panggil aku dengan embel-embel Tuan. Panggil namaku saja, Dewa. Coba sebut namaku." "De-Dewa." Ugh! Karin canggung menyebut nama itu. "Manisnya." Dewa mengecup bibir Karin dengan lembut. "Kalau begitu, aku harus pulang." "Kenapa cepat sekali? Kita baru main sekali, dan aku masih ingin menyusu lagi." "Bukannya kamu menyuruhku berbelanja buat keperluan liburan?" Karin tersenyum. "Aku tidak sabar buat belanja banyak barang."
1031.5K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 1.2K مرة ضمن dewi kwan im sun go kong
قراءة
+مكتبة
Giok Naga Sang Kultivator Dewa

Giok Naga Sang Kultivator Dewa

Ya, itu adalah Giok Naga! Giok itu mulai bergetar, mengeluarkan sinar terang yang memancarkan energi luar biasa. Cahaya itu meresap ke seluruh tubuhnya, seolah menghidupkan setiap sel dan meresap ke dalam jiwanya. Giok Naga, yang merupakan simbol kekuatan dan kebangkitan, kini berfungsi sebagai jembatan menuju Dunia Dewa. Dengan kekuatan Giok Naga yang menyatu dengan dirinya, Gu Lang merasakan getaran energi yang memanggilnya. Dia menutup matanya dan membiarkan diri terhubung dengan kekuatan tersebut.
9.318.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 670 مرة ضمن dewi kwan im sun go kong
قراءة
+مكتبة
Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

"Kasihan Romo." "Bukankah masih lama perjalanan ngangsu kaweruh panjenengan di perguruan Songgo Langit, Gusti Ratu?" tanya Kalong sembari mengulum senyum. "Tidak mudah juga untuk menghadapi hari-hari di Sanggabumi nanti." "Kenapa seperti itu, Paman Kalong? Bukankah sudah tidak ada Ibunda Dewi Laraswati?" tanya Dewi Rukmini sambil mengerutkan dahi.
103.9K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 106 مرة ضمن dewi kwan im sun go kong
قراءة
+مكتبة
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

Bias cahaya matahari senja yang sewarna merah darah kembali memayungi langit Pegunungan Canglan, menciptakan siluet dramatis yang menegangkan di atas pondok kayu sederhana mereka. Begitu mereka melangkah masuk ke dalam interior pondok, Yi Fang langsung melepas tudung kepalanya dengan gerakan yang kasar. Dia berbalik menghadap Hao Yu dengan sepasang mata yang berkaca-kaca menahan amarah intelektualnya yang meluap-luap.
10461 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 12 مرة ضمن dewi kwan im sun go kong
قراءة
+مكتبة
Sang Dewa Iblis Pembantai

Sang Dewa Iblis Pembantai

Ada sekitar delapan orang, semuanya mengenakan seragam seragam hijau tua dengan lambang Sekte Angin Hijau, sebuah sekte kelas menengah yang cukup terkenal di wilayah ini. "Berhenti!" teriak seorang pria berbadan tegap yang memimpin kelompok itu. Namanya adalah Kapten Song, seorang kultivator di Ranah Inti Sunyi Bintang 1. Ia menatap Tian Hei dan Xi Qianyue dengan tatapan meremehkan, lalu matanya terpaku lama pada sosok Xi Qianyue yang meski berpakaian sederhana, tetap memancarkan aura keanggunan. "Siapa kalian? Berani sekali dua anak ingusan masuk ke Lembah Kematian tanpa pengawalan," Song tertawa dingin, sementara murid-muridnya yang lain ikut menyeringai.
558 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 21 مرة ضمن dewi kwan im sun go kong
قراءة
+مكتبة
Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

"Kemarin Lily melihat Dewa di sebuah kafe bersama seorang wanita. Dewa berbohong pada Lily kalau Dewa sedang di kantor. Itu yang membuat dia marah besar." ​Winda terdiam, menunggu penjelasan lebih lanjut dengan bijak. ​"Wanita itu namanya Sari, Bu. Dia teman lama Dewa yang sekarang tinggal di Korea dan kebetulan sedang pulang ke Indonesia," lanjut Dewa cepat. "Dewa menemui dia karena Dewa menitip sepasang hanbok asli dari Korea." ​Dewa merogoh saku jasnya, mengeluarkan sebuah brosur kecil dan foto dari ponselnya.
9.7274.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 6.6K مرة ضمن dewi kwan im sun go kong
قراءة
+مكتبة
Sang Pewaris Pemikat Wanita

Sang Pewaris Pemikat Wanita

Sepatunya menyentuh batu alam yang terasa dingin dan kokoh. Di sisi kanan, kolam koi besar berkilau di bawah cahaya sore. Airnya sebening kaca. Ikan-ikan koi premium... merah putih, emas, hitam bercorak perak—berenang tenang di antara bebatuan alam dan lampu taman bawah air. “Kolam koi ini impor dari Jepang, Pak. Sistem filtrasinya otomatis,” jelas Ziva.
101.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 21 مرة ضمن dewi kwan im sun go kong
قراءة
+مكتبة
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Nama kode: GENESIS. “Jadi… ini yang kau sembunyikan, Yah?” bisiknya, air mata bercampur lumpur di pipi. Beberapa jam kemudian, melalui jaringan Pak Harun, Dewi diselundupkan keluar Korea. Dari dermaga sepi di Busan, ia menyusuri laut dengan kapal nelayan, menyeberang ke Filipina, lalu diteruskan ke Kalimantan. Setiap perhentian adalah bahaya—mata-mata asing mengendus, tetapi bayangan Ayah seakan menuntunnya.
1.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 29 مرة ضمن dewi kwan im sun go kong
قراءة
+مكتبة
Kebangkitan Dewi Bunga

Kebangkitan Dewi Bunga

“Kaisar….” “Dewi Qianzhi, ada apa ini? Siapa yang mengijinkanmu masuk kemari?” Yingge mengabaikan perbincangan kedua orang di depannya. “Kaisar, kau harus menghukum putri iblis yang liar ini!” “Cih!” Yingge menyambung perkataan dewi merak dengan wajah meremehkan, “kau sendiri yang tak punya kemampuan, kenapa harus melibatkan orang lain?"
101.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 54 مرة ضمن dewi kwan im sun go kong
قراءة
+مكتبة
Sangkur Pora

Sangkur Pora

"Assalamu'alaikum Nak. Gimana kabarnya?" "Alhamdulillah sehat, Bu. Ibu, Ayah dan juga Dara gimana kabarnya?" "Alhamdulillah kami semuanya juga sehat. Kami sekarang ada di kota Rantau, Nak Devi. Kalau Nak Devi ada di rumah, sekalian mau ngunjungi kalian." "Ada, Bu. Devi malah seneng dijengukin. Ibu, Ayah sama Dara mau makan apa? Biar Devi masakin."
103.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 109 مرة ضمن dewi kwan im sun go kong
قراءة
+مكتبة
السابق
123456
...
9
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status