Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Silakan Pergi Bersama Selingkuhanmu, Mas!

Silakan Pergi Bersama Selingkuhanmu, Mas!

Dengan antusias aku meraih tangan dokter dan mengucapkan terima kasih dengan berjabat tangan. "Eh, yang cowok nggak boleh masuk ya, karena pasien tidak memakai hijab," cegah dokter menahan Eric yang sudah siap melangkah. "Kecuali Anda suaminya, dan menurut pasien, suaminya sudah meninggal," sambung dokter. Aku ingin tertawa ketika dokter mengatakan hal tersebut. Sebab, Eric kena mental sendiri karena ucapannya tadi.
10163.3K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as dokter berhijab syar'i
Read
+Library
Menantu Yang Selalu Salah

Menantu Yang Selalu Salah

Aku cemas menunggu hasil pemeriksaan dari dokter tentang keadaan Arumi. Tak lama dokter keluar, mempersilahkan aku masuk ke ruangan untuk memberi keterangan. Aku mengikuti dokter berhijab itu dari belakang, kemudian duduk dihadapan mejanya di kursi yang telah disediakan. "Bagaimana keadaan istri saya, dok?" "Istri Bapak tidak apa-apa, Pak." aku lega mendengar jawaban dokter. Hatiku seketika lapang.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as dokter berhijab syar'i
Read
+Library
Stupid Love With Crazy Bad Boy

Stupid Love With Crazy Bad Boy

Terlebih, dukungan penuh dari dokter Salwa, Sabrina, dan Novia, semakin membuat Dhill mantab untuk mengenakan jilbab. Menurut Dhilla, berhijrah memakia hijab, adalah ada tahapannya. Mungkin belum sepenuhnya berakhlak baik, tetapi bisa di mulai dari cara berpakaian yang baik terlebih dahulu. Hijab yang belum sempurna tidak salah bukan? Hal itu dijadikan batu loncatan bagi Dhilla untun menuju tahap kehidupan yang lebih baik.
9.548.9K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as dokter berhijab syar'i
Read
+Library
Dinikahi Profesor Galak

Dinikahi Profesor Galak

Saat ini ia mengenakan hijab berwarna mustard dan rok rempel dengan warna senada. "Iya. Dulu dokter gak pake hijab, kan?" tanya suster itu. "Hehehe, iya." "Wah, alhamdulillah ... jadi makin anggun dan cantik, Dok. Tapi maaf ya, Dok. Kayaknya sekarang dokter agak cubby. Tapi malah makin cantik, lho," ucap suster itu, hati-hati. Intan pun tersenyum. "Maklumlah, namanya juga lagi hamil," jawab Intan, kelepasan. Kemudian ia langsung terkesiap.
9.984.7K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as dokter berhijab syar'i
Read
+Library
Takdir Cinta (Rayyan dan Afikah) Spin off Ketulusan Hati Ami

Takdir Cinta (Rayyan dan Afikah) Spin off Ketulusan Hati Ami

ungkap dokter berhijab itu sambil tersenyum lembut. “Alhamdulillah, terima kasih, Dok,” ucap Arka dan Ummi Rianti. “Setelah menyelesaikan administrasi, pasien boleh langsung pulang.” Dokter itu mengatakannya dengan sopan. “Baik, Dok. Saya akan mengurus administrasinya, sekali lagi terima kasih,” ucap Arka lagi. Ia bergegas meninggalkan Ummi Rianti dan dokter itu.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as dokter berhijab syar'i
Read
+Library
Dokter Ilahi Jay Issac

Dokter Ilahi Jay Issac

Sesekali, Toni menyeka keringat dingin di dahinya. “Siapa Dokter perempuan yang duduk sama Veel?” Dokter Idris menelan ludah. “Dia Dokter Hazel Domani. Kepala Farmakologi terbaik di rumah sakit ini.” Langkah Jay yang semula cepat, mendadak melambat saat suara putrinya terdengar jelas. “Dokter Hazel kerja apa di sini?” Jay refleks berhenti. Tangannya mengepal. Dia memberi isyarat pada Toni dan Dokter Idris untuk diam.
10896 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as dokter berhijab syar'i
Read
+Library
Dosa Berdenyut Rindu – Ustadz Zidan VS Dokter Salma

Dosa Berdenyut Rindu – Ustadz Zidan VS Dokter Salma

Tangannya nyaris bersentuhan dengan tangan sang dokter, tapi ia buru-buru menariknya. "Syukran, Dokter. Jazâkillâh khairan." Perempuan itu hanya mengangguk pelan, lalu berbalik. Hijab longgar yang menutupi tubuhnya berkibar sebentar sebelum menghilang di balik pintu IGD.
692 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as dokter berhijab syar'i
Read
+Library
Mungkinkah, Aku Gila

Mungkinkah, Aku Gila

Membuka knop pintu perlahan, sehingga terlihat seorang dokter paruh baya yang tersenyum ramah dan mempersilahkan kami untuk masuk. "Silahkan duduk," ucapnya ramah dengan senyum yang terus mengembang. "Terima kasih," jawab kami berbarengan. "Ada keluhan apa Bu?" ucap dokter wanita yang mengenakan jilbab hijau muda. Parasnya yang penuh senyum menambah kecantikan meskipun usianya sudah tidak muda. "sejak bangun tidur tadi kepala saya terasa pusing dan mual yang berulang dok," jawabku.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as dokter berhijab syar'i
Read
+Library
Telanjur Cinta

Telanjur Cinta

Di saat yang sama, pintu kamar IGD terbuka. "Keluarga saudari Nasya!" Dokter memanggil. "Saya!" Ibu Halimah menyahut. Wanita berhijab syar'i warna biru muda itu melangkah cepat menemui sang dokter berkepala sedikit botak itu. Kami semua pun ikut mendekat, kecuali Tara dan Kak Sabiru. Kedua lelaki itu tetap duduk tenang di bangku. Walau begitu wajah mereka memandang dokter yang menangani Nasya. Ikut menyimak penjelasannya.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 342 Times as dokter berhijab syar'i
Read
+Library
Dokter Terhebat

Dokter Terhebat

“Alat-alat medis sudah terpasang dan dibutuhkan demi keselamatan pasien. Jika perawatan dihentikan atau dikurangi, kondisinya bisa memburuk. Kami tidak bisa menurunkan biaya karena itu akan merugikan rumah sakit dan membahayakan nyawa Ibu Sundari.” Rangga menggigit bibirnya, menahan emosi. Bibirnya bahkan sampai berdarah. Ia tahu petugas itu tidak salah, namun tetap saja rasa putus asa menyelimuti hatinya. Tiba-tiba, terdengar suara dari arah lain. “Ada apa ini? Kenapa ribut?” tanya seseorang dengan nada tak senang. Seorang pria berjas putih dan berkacamata mendekat. Wajahnya menunjukkan ketidaksenangan.
1013.5K viewsOngoingAdded to Library 458 Times as dokter berhijab syar'i
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status