Gairah Cinta sang Pewaris
“Lidahmu itu, sama persis seperti ibumu, terlalu pintar berkelit.”
“Paling tidak, aku jauh lebih menyenangkan untuk diajak bicara dibandingkan seseorang, bukan?” sindir Dominic sembari melirik ke arah Adam, membuat Jenna ikut menatap bintang acara malam ini.
Pelipis Adam berkedut mendengar hal tersebut, tidak senang dengan sindiran Dominic. Dia pun berdeham dan mulai berujar, “Sepertinya selain manis di bibir, Kakak Ipar harus menjaga perilakunya juga. Usiamu tidak lagi muda, sudah saatnya mencari pendamping, bukan begitu?”
Hot Chapters