Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Audacity

Audacity

Kenapa tidak bicara langsung saja? ****
9.714.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai don't talk
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Batinnya bingung. Ruenna berdehem kecil, mencoba melegakan tenggorokannya yang terasa kering karena terlalu jauh mengkhayal jadi yutuber kaya raya. Ia menatap Jerry dengan sorot mata serius, ​"... baiklah," ucapnya. "Tapi, aku punya satu syarat." Jerry menaikkan sebelah alisnya, menunggu tanpa memotong. "Jangan bilang siapa-siapa," lanjut Ruenna dengan penekanan di setiap kata. "Terutama pada keluarga... Oleander."
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai don't talk
Baca
+Pustaka
Hold off

Hold off

"Kangen." "Ya Tuhan." Sarkas Yama. "Baru sepuluh menit yang lalu Erik pulang, lho." "Tetap saja kangen." Rengek Mika. "Nyebelin banget enggak ada sinyal, jadinya enggak bisa chatingan." Mika menatap langit-langit, dia menggerakkan kakinya membentur kaki ranjang berkali-kali hingga menimbulkan suara pukulan tumit dengan kaki ranjang.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai don't talk
Baca
+Pustaka
Why Not?

Why Not?

“Nggak akan.” “Apa coba yang mau aku bilang?” “Jangan pacaran terus.” Rheyner beralih ke ceruk leher Nadira. Menghirup aroma Nadira untuk ia simpan di memori otaknya. “Gue nggak akan pacaran. Gue bakal fokus ngejar mimpi gue. Setelah lulus SMA sampai sekarang juga nggak punya pacar ‘kan? Ke mana-mana sama lo doang.”
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai don't talk
Baca
+Pustaka
Not a Week

Not a Week

Ini kali kedua Dave membentak seseorang. Panas. Mendengar nama saja sudah tidak suka. Donna mengeluarkan jurus andalannya. "Selalu saja Taylor! Aku muak! Aku ingin mengundurkan diri saja!" Lengan Donna ditahan oleh Dave dengan erat. Ini kesekian kali Dave menolak pengunduran diri Donna. "Kamu tidak bisa asal mengundurkan diri. Akan kuantar pulang sampai rumahmu."
9.95.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai don't talk
Baca
+Pustaka
Don't Go , Come Back To Me Please !!

Don't Go , Come Back To Me Please !!

Sanggah Diantha, mengalihkan pembicaraan ,dia tak ingin wajahnya makin merah, di tambah keadaan hatinya yang seperti banyak kupu kupu sedang berterbangan, jantungnya berdegup kencang, Darren seperti ingin membuatnya pingsan saja. "Baiklah, good night and sweet dream Diantha". Ucap Darren yang juga sebenarnya menahan deguban jantung nya sedari tadi. "Good night too mas, aku tutup telponnya yah". "Assalamualaikum". "Walaikumsalam". Jawab Darren.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai don't talk
Baca
+Pustaka
Hate You To The Bone

Hate You To The Bone

“Kalau kamu tidak tahu apa yang kamu bicarakan tutup mulutmu, Dona.” Suasana tiba-tiba terasa lebih berat, penuh ketegangan yang tidak lagi bisa disembunyikan. Dona yang biasanya tak segan menguji batas orang lain, mendapati dirinya kehilangan kata-kata di bawah tatapan Silvi. Hening menyelimuti ruangan, hanya tersisa dentingan suara ketikan keyboard yang terasa semakin tajam. Dona menelan ludah, hingga akhirnya Silvi membalikkan tubuhnya, mengakhiri percakapan mereka tanpa kata.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai don't talk
Baca
+Pustaka
The Heaven Jail

The Heaven Jail

"NO AL! STOP IT!!!" ••••
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai don't talk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status