BUKAN SALAH IBU
"Your wish my lady. Jangan lama-lama. I'm gonna miss you, Helen. Dua tahun kita nggak bertemu. Pulanglah kesini. Disini tempatmu."
Aku mematikan sambungan telepon. Ya, sedetik saja tadi, aku telah memutuskan untuk pergi dari sini. Keberadaanku disini ternyata hanya membuat Bella tertekan. Dia merasa harus mengorbankan perasaannya, lagi dan lagi. Padahal, belum lama dia bertemu dan berkumpul lagi dengan Papa. Dan baru kali ini juga dia jatuh cinta. Tapi, aku telah menjelma jadi parasit yang berusaha menggerogoti kebahagiaannya. Kehadiran Pak Emir di antara kami berdua, membuatnya berada dalam dilema. Sungguh tak adil bagi Bella, jika lagi lagi, dia harus mengalah demi aku.
"Helen, Nak. Makanl
Hot Chapters