Bicara soal umur Elaina di 'Majo no Tabitabi', sebenarnya sumbernya agak tricky. Di anime, dia digambarkan sebagai penyihir muda sekitar 18 tahun, tapi ada momen flashback saat dia masih 14-15 tahun. Nah, di manga adaptasinya, kadang umurnya nggak terlalu eksplisit disebutin, tapi vibe-nya tetep mirip sama anime—masih remaja akhir yang baru mulai petualangan. Yang bikin lucu, kadang gaya gambarnya di manga bikin Elaina keliatan lebih 'imut' atau lebih dewasa tergantung arc ceritanya. Jadi bisa dibilang umurnya konsisten secara umum, tapi portrayal-nya beda dikit karena mediumnya.
Kalau mau lebih akurat, novel aslinya yang lebih detail ngasih timeline umurnya. Tapi ya, bagi yang cuma nonton anime atau baca manga, perbedaannya nggak terlalu signifikan sih. Lagian, yang bikin Elaina menarik kan justru sifatnya yang nggak selalu sesuai 'umur biologis'—kadang naif, kadang sinis, tergantung situasi.