Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

aku bertanya dalam hati. Mbak Niken mengambil plastik pemberian budhe Yati, Ia lalu memasukkan beberapa snack cemilan ke dalam plastik itu, sepiring arem-arem sudah berpindah tempat ke kantong plastik, lalu sepiring agar-agar, dan beberapa snack lainnya. Ibu-ibu yang duduk di sekitar mbak Niken hanya saling lirik tak ada yang memprotesnya.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai ember kecil plastik
Baca
+Pustaka
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

“Totalnya sekian Pak.” Lintang membayar santai sambil menerima kantong belanja. Begitu keluar minimarket, langkahnya sempat terhenti lagi saat matanya menangkap toko kecil di sebelah yang menjual berbagai kebutuhan plastik dan alat rumah tangga. Di detik itu… pikirannya kembali mengarah ke hal yang sejak semalam terus mengganggunya, Tes DNA.
759 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai ember kecil plastik
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil Penuh Memar

Gadis Kecil Penuh Memar

Sambil terus berkeliling gerai, sesekali Ia juga menarik tangan Adam sedikit keras karena Adam selalu saja terhenti saat ada mainan yang menarik perhatiannya. “Adam, ayo! Nanti kamu cari lagi, kita harus temukan Ibu dulu!” jelas Mita sedikit kesal pada adiknya. Akhirnya mereka menemukan Ibunya di sudut gerai mainan khusus mainan anak-anak wanita. Dekorasi serba pink di sekeliling booth menunjukkan bahwa memang ini bagian khusus mainan wanita. “Bu, Ibu? Ibu sedang apa disini?” tanya Mita dari arah belakang Ibunya sambil menggandeng Adam.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai ember kecil plastik
Baca
+Pustaka
Gadis Klepto : Mencuri Hati Suami

Gadis Klepto : Mencuri Hati Suami

Seperti ingin jatuh pingsan saja aku sekarang. “Apa ini? Ini sampah …?” Idris bertanya dingin sambil memburai isi plastik. Dijatuhkan satu persatu hingga habis di lantai dekat kakiku. Pemotong kuku lucu, boneka panda mini, sandal rumah hello kitty, beberapa ikat rambut cantik, lipstick merah bata, sepasang jepit rambut, dan …bra ungu berhias mutiara!
10874 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai ember kecil plastik
Baca
+Pustaka
TAMING THE BOSS

TAMING THE BOSS

Ia melemparkan tisu tepat sasaran sambil menjawab, “Nggak apa-apa. Entar juga balik normal lagi.” “Beneran nggak mau pakai ini?” tawar Jameka yang sekarang ganti mengulurkan sebuah botol plastik kecil kepada Kevino. Sedangkan tangan kirinya sejak tadi sibuk memegangi kemeja pria itu. “Nggak usah. Mau proses alami aja.”
868 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai ember kecil plastik
Baca
+Pustaka
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Setiap hari, saat duduk di meja kerjanya, Eki akan melihatnya. Setiap hari, Kak Dimas memasukkan tombol sakelar darurat yang telah diremuknya ke dalam balok resin transparan, lalu meletakkannya di atas nakas di samping tempat tidurnya. Pecahan plastik merah yang retak dan bercak darah yang telah mengering terperangkap di tengah resin bening itu, menyerupai bongkahan amber. Benda terakhir yang dia lihat sebelum tidur, dan benda pertama yang dia lihat saat membuka mata, selalu itu.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai ember kecil plastik
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Mulai Melepaskanmu

Ketika Aku Mulai Melepaskanmu

Ares masih menggunakan kemasan plastik bening biasa yang tipis, dengan ujung yang direkatkan menggunakan mesin pres sederhana. Zahwa mengernyitkan keningnya tipis, lalu menatap Ares. "Res, maaf ya sebelumnya. Tapi... apa kamu nggak bisa ganti kemasan plastik yang lebih tebal dan aman?" tanyanya berusaha agar tidak menyinggung perasaan pria muda itu. "Kalau kemasannya hanya menggunakan plastik bening kayak gini, aku takut udara gampang masuk. Keripiknya bisa cepat melempem dan nggak bisa tahan lama kalau dikirim ke luar kota."
9.657.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai ember kecil plastik
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Sampah Grade E

Bangkitnya Sampah Grade E

(Otorisasi saat ini: Pribadi)] Seketika sebuah panel belanja virtual terbuka di hadapannya. Jumlah barang yang tersedia masih sangat sedikit, dan hampir semuanya merupakan perlengkapan dasar. [Biskuit Padat Energi Tinggi: 5 Poin Jasa Tempur/buah] [Tablet Penjernih Air Standar Militer: 10 Poin Jasa Tempur/kotak] [Sarung Tangan Panjat Multifungsi: 50 Poin Jasa Tempur/pasang] ]Paket Pertolongan Pertama Medan Tempur (Dasar): 100 Poin Jasa Tempur/paket]
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai ember kecil plastik
Baca
+Pustaka
FREL.

FREL.

Mataku membulat begitu mengetahui benda apa yang dipegang Kak Farah. Sebuah plastik transparan yang di dalamnya terdapat kumpulan hewan kecil yang sangat menjijikkan. Bentuk tubuhnya oval dan pipih. Warnanya cokelat kehitaman, biasanya kita temukan di daerah lembap dan kotor. Aku langsung teringat kejadian tadi pagi saat aku akan membuang sampah, hewan jorok itu menyembul di balik sisa makanan yang sudah dibuang.
9.426.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ember kecil plastik
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Yunia Rina
iih.. gemes aku sama novel romantis gini.. sukaa.. jalan ceritanya seru. Mengingatkanku masa2 SMA. Pernah kesandung cinta segitiga juga hahaha.. Novelnya bagus nih kalo dibikin filmnya. Masih ditunggu yaa thor novel FREL season 2 (:
Baca Semua Ulasan
Miliarder Tampan itu Ayah Putraku

Miliarder Tampan itu Ayah Putraku

gerutunya. “Diganggu Boni lagi, Sam?” Suara itu membuat Samudera menoleh. Seorang anak perempuan dengan rambut kepang dua menghampirinya. Dikedua tangannya terdapat plastik berisi camilan serta minuman hasil membeli di kantin sekolah. “Ya begitulah.” Samudera menjawab singkat. Dia membuat plastik itu ke tempat sampah yang bertuliskan anorganik di dekatnya.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai ember kecil plastik
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
TRD Simulator Game
ceritanya bagus cm kdg agak binggung knp Lena manggil si Evan om, hrs nya kakak y krn mereka kan sepupuan, trus di bab extra jg binggung, siapa Cilla? anak Lena atau adik? klo anak Lena hrsnya si Cilla manggil Samudra kan kk, knp om jg??? tp ttp semangat Thor untuk karya berikut nya...
Lovely Bintang
wah gila kak. keren banget sih ini. trimakasih sudah buat cerita yang sangat menggemaskan ini. aku bisa bayangin Bella polosnya seperti apa. dan dia langsung sayang sama Evan. evan juga gak kasar. kupikir bakal lama sama evan ternyata cuma 3 bulan... masi banyak misteri nih. menunggu kelanjutannnya
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status