Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kembalinya sang Dewa Perang

Kembalinya sang Dewa Perang

Alaric segera mengangguk, ia memerintahkan bawahannya membawa berbagai sumber daya keluarga, sementara dirinya sendiri berjalan masuk ke dalam kamar. Sekitar beberapa menit kemudian, ia kembali sambil membawa sebuah kotak kaca transparan. Di dalamnya terdapat setangkai Edelweiss Arjana. Namun bunga itu sudah benar-benar mengering, kelopaknya kusam, batangnya keriput. Bahkan tidak terasa sedikit pun aura spiritual dari dalamnya. Haye mengambil kotak itu perlahan, matanya menempel lurus pada Edelweiss Arjana di dalamnya. Senyuman tipis perlahan muncul di wajah tua itu. “Barang bagus…” gumamnya pelan.
9.6772.9K viewsOngoingAdded to Library 19.3K Times as filosofi edelweis
Show Reviews (85)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
COWOK BERMATA DINGIN

COWOK BERMATA DINGIN

Aku tertarik dengan bunga kering edelweis yang dipajang, aku mencoba bertanya kepada penjualnya, bunga ini sangat cantik dan akan kubawa pulang ke rumah kalau harganya tidak terlalu mahal "Bunga Edelweis ini berapaan pak?" tanyaku kepada penjualnya. "Murah aja ini Mbak, cuma 25 ribu," jawab penjualnya dengan ramah. "Wah, cantik sekali bunga ini, aku beli satu yah pak," kataku sambil menyodorkan uang 25 ribu. "Ok Mbak, makasih yah," kata Bapak penjual itu. "Ok Pak, makasih kembali," kataku sambil memilih Bunga Edelweis yang menurutku paling cantik.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as filosofi edelweis
Read
+Library
Elegi

Elegi

Lelaki pirang itu mengambil lembaran bambu berisi kalimat yang menurut Wisnu seharusnya ia mengerti karena ia yang membuat tulisan itu. "Apakah Father of Aesir tahu apa arti dari kalimat yang ada dalam lembar bambu ini?" tanya Aksa lagi. Odin yang telah mengetahui isi dari lembaran bambu itu mengangguki pertanyaan Aksa. "Apakah Anda bersedia memberitahuku arti dari kalimat ini wahai Father of Aesir?" "Tentu." Ada sebuah hembusan napas kelegaan yang keluar dari bibir penuh Aksa. "Tetapi pada akhirnya hanya semesta dan dirimu sendiri yang bisa menjelaskan secara gamblang perihal kalimat itu."
2.2K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as filosofi edelweis
Read
+Library
Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Tinta Merah Takdir yang Terhapus

"Istana mengirimkan sebelas bouquet bunga edelweiss segar untuk ditempatkan di setiap ruangan. Tanpa kartu, dan tanpa catatan apapun." Eleanora tidak mendongak. "Elemen botani yang tidak relevan. Edelweiss tumbuh di tempat yang tinggi dan dingin. Zepyr memaksakan simbol ketenangan pada diriku. Abaikan, dan tetap fokus pada kekurangan dalam laporan ini." Seraphina tidak mengabaikan. Ia berjalan perlahan, meletakkan salah satu bunga edelweiss itu di samping cangkir teh Eleanora.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as filosofi edelweis
Read
+Library
Pernikahan Sandiwara

Pernikahan Sandiwara

Tapi kenapa malah dia yang tidur di ruang kerja? Dia mendekati meja Ezra. Dipojok samping kiri terdapat hiasan bunga edelweiss. Bunga edelwiss jawa yang sering ia temui ketika pergi ke Gunung Galunggung. Setiap pergi kesana, dia selalu membeli bunga itu dari penjual asongan di sekitar gunung. Karena kalau untuk mengambil sendiri, terlalu bahaya resiko yang akan dialami. Mengingat pohonnya berada di tepi jurang. Dia heran. Kenapa Ezra lebih memahaminya daripada Fauzan. Ezra lebih tahu kesukaannya daripada Fauzan.
5.8K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as filosofi edelweis
Read
+Library
Kekasih Tak Terdugaku, Tuan CEO

Kekasih Tak Terdugaku, Tuan CEO

Jika saja Grisella masih hidup, mungkin gadis itu akan menjadi wanita paling bahagia di muka bumi dan pastinya akan ada banyak wanita yang iri kepadanya, melihatnya di cintai sebegitu besar oleh Willyam. Seperti biasa, setiap mengunjungi makam Grisella, Willyam selalu membawa bunga Edelweis. Bunga yang melambangkan keabadian, berharap cintanya seabadi bunga itu. Willyam sadar, apa yang dia lakukan saat ini hanya sia-sia, karena kenyataannya, mereka sudah berada di dunia yang berbeda, 'Jika ada kehidupan selanjutnya, aku ingin tetap kamu yang menjadi kekasih ku!'
102.9K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as filosofi edelweis
Read
+Library
Love After Marriage

Love After Marriage

Ia segera pergi ke toilet. Saat semuanya sedang sibuk bernyanyi dan berjoget, Edelweiss mendekati minuman Sean. Ia telah menantikan waktu ini. Wanita itu memasukan obat ke dalam minuman Sean. Beberapa menit kemudian Sean kembali. Ia melihat ke empat orang yang sedang berjoget, Elion yang tadinya berjoget kini sudah duduk kembali. Elion memang tidak cocok mengeluarkan energi terlalu banyak untuk bersenang-senang, ia adalah tipe serius yang sama persis dengan Sean.
9.624.9K viewsCompletedAdded to Library 894 Times as filosofi edelweis
Read
+Library
Bimbingan Panas Sahabatku

Bimbingan Panas Sahabatku

Sejak hari itu, Mamanya selalu bercerita bahwa edelweis bukan sekadar bunga yang awet. Di baliknya tersimpan doa agar sebuah perasaan tetap bertahan, tak mudah layu oleh waktu. Dan sekarang, bunga yang sama berada di hadapannya. "Itu..." Fero mengusap tengkuknya, tampak sedikit kikuk. "Aku milih Edelweis soalnya bunganya awet." Laki-laki itu terkekeh kecil, berusaha terdengar santai. "Jadi Kak Bita nggak perlu repot-repot ngerawat. Disimpan aja juga masih tetap cantik."
1029.6K viewsOngoingAdded to Library 829 Times as filosofi edelweis
Read
+Library
Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!

Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!

Arif mengingat betul, bunga itu pemberian Arif ketika mereka baru saja menikah, Arif meminta Yana berjanji untuk selalu mendampingi Arif dan memberikan kebahagiaan pada Arif, seperti bunga Edelweis, yang kekal dan abadi, selalu memberikan keharuman dan keindahan. Arif tak sengaja melihat halaman yang bertaburan bunga Edelweis tersebut, dan Arif tercengang ketika membaca lembar demi lembar isi buku kecil tersebut.
9.973.2K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as filosofi edelweis
Read
+Library
Ethereal

Ethereal

Ahhh, Damon rela melakukan apapun agar bisa terbangun dengan aroma kopi ini setiap pagi. "Sepertinya mantan boss dari perusahaan lama tempatnya bekerja sangat menyukainya, dia menjadi sponsor dan investor tetap Ethereal sejak awal dibangun." Damon mengangguk mendengar perkataan Vino. "Vino, kau tahu arti dari kata Ethereal?" Vino terdiam sejenak, sebelum akhirnya mengangguk dengan pelan. "Sesuatu yang benar benar indah dan cantik? Terlalu sempurna sampai tidak ada tandingannya di dunia ini?"
102.9K viewsOn holdAdded to Library 99 Times as filosofi edelweis
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status