Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Berpindah Agama Karena Aib

Aku Berpindah Agama Karena Aib

Seperti biasanya, Pak Hartono selalu memberikanku wejangan-wejangan yang baik padaku. "Tapi, Om lebih tertarik pada filosofi tentang bidak atau pion, bidak itu memang materi terkecil dalam permainan catur, tapi bidak punya loyalitas yang luar biasa, bidak itu selalu maju dan tidak pernah berjalan mundur, sekali bidak melangkah tidak ada istilah kembali, bidak itu rela berkorban, bidak itu selalu penuh perhitungan kapan harus melangkah, kapan harus berhenti sejenak. Apapun rintangannya tetap melangkah maju"
9.63.4K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as filosofi kelinci
Read
+Library
BERBAGI CINTA

BERBAGI CINTA

Aku memilih lantai 3. Duduk dan makan ditemani kelinci. Dekorasi cafe ini sangat lucu dan anak anak tampak bermain dengan asyik. "Kita makan ditemani kelinci iya?" Ujar Ronald. Seekor kelinci yang lucu bermain dikakiku. Seekor kelinci Anggora bermain dikakiku dengan bulunya yang halus dan tebal. Anggora Inggris merupakan jenis anggora yang paling kecil saja.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as filosofi kelinci
Read
+Library
Hilang Untuk Ditemukan

Hilang Untuk Ditemukan

Setelah beres urusannya dengan pakan babi, ia bergegas menuju kandang kelinci, tempat dimana Ara memberi kelinci-kelinci tersebut makan dengan seledri. Di dalam kandang tersebut terdapat puluhan kelinci, namun ada salah satu kelinci berbulu hitam lebat yang memiliki sifat unik. Ia tidak suka jika ada orang datang ke kandangnya, ia tidak suka berkumpul dengan yang lain, ia menghindar apabila ingin dielus. Ia suka berdiam di pojokan kandang—seperti ingin hidup sendiri.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as filosofi kelinci
Read
+Library
The King Immortal

The King Immortal

imbuhnya malas. Sret! Achilles mulai mengangkat anak panahnya, sembari melihat sekeliling mencari hewan buruan. "Kelinci.. keluarlah" ujarnya berjalan mengendap. Tap! Tap! Tap! Ssr! Achilles berbalik ketika suara semak-semak bergetar menarik perhatiannya. Dia pikir akan seekor rusa atau kelici yang keluar, tapi ternyata hanya seekor tikus.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as filosofi kelinci
Read
+Library
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

Wajah Luna seketika terasa panas, ia baru tau akan hal itu walaupun ia sudah pernah memelihara kelinci bertahun tahun. "Itu tidak mungkin," dalih Luna, "Kelinci adalah hewan yang lucu." "Dan dibalik kelucuannya itu, ada rahasia yang tersembunyi. Itulah kenapa alat kontrasepsi pria terkadang berlogo kelinci," sahut Jacob, dan saat itu juga wajah Luna semakin merah karena ia baru menyadarinya.
9.9116.1K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as filosofi kelinci
Read
+Library
Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Dia meletakkan kelinci di tanah, "Itu orang lain. Aku tidak akan memakanmu. Aku tidak akan memakan hewan kecil yang bisa berbicara." Kelinci itu berlari sejauh dua atau tiga meter dan berhenti lagi, “Apa kamu manusia yang memberiku melon kemarin?” Agatha langsung terkejut, “Apa kamu salah satu dari dua kelinci kemarin?” "Iya, bagaimana kamu bisa memahami perkataanku?" "Mungkin karena takdir.." "Benarkah?" Agatha mengangguk, "Tentu saja benar. Kita sudah bertemu dua kali.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as filosofi kelinci
Read
+Library
PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

ucap Azrael tiba-tiba. "Wah, pasti Bu Guru bangga sama kamu," puji Zevan. "Ceritanya tentang apa tadi?" "Judulnya The Tortoise and the Hare. Aku ceritain bagaimana si kelinci yang sombong, terus si kura-kura yang sabar, akhirnya menang." "Azrael jago banget, ya," puji Zevan sambil menepuk pundaknya. "Besok-besok ceritain ke Om juga, ya?"
101.4K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as filosofi kelinci
Read
+Library
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

“Kemana kau akan pergi, kelinci kecil? Apakah kau juga mau meninggalkan aku?” Tentunya si kelinci itu hanya diam dan tak menjawab. Namun, tatapan matanya seolah mengisyaratkan sesuatu. Tiba-tiba saja Pancah Ungu tebersit ide untuk mengikuti arah kemana si kelinci kecil pergi. “Hemmm, bolehkah aku mengikutimu, kelinci kecil?” Meskipun dengan salah satu bagian kaki yang terluka, tetapi kelinci itu cukup lincah menapaki rerumputan dan semak. Hingga membuat Pancah Ungu sedikit kewalahan mengejarnya.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as filosofi kelinci
Read
+Library
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

ujar Tania. “Ya, jika kau menganggapnya begitu dan punya ilmu filosofi sendiri. Apa kau ingin membahas hal-hal semacam itu, Tania? Filosofi rasa sakit, penjara, dan hidup yang selalu menderita.” “Memangnya apa yang perlu dibahas lagi dari sekedar tukar pikiran?” “Masa lalu dan pekerjaan sampinganmu, Tania.” “Aku bekerja sampingan sebagai pembunuh hewan-hewan tak terurus di sudut kota Moskow."
102.2K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as filosofi kelinci
Read
+Library
Sejuta fikiran

Sejuta fikiran

Kemudia tertawa kecil "Lalu,aku harus apa?" "Sekarang aku bebas. Itu semua berkat kau" "A--aku" Setta tersenyum kecil. mendekati bibirnya ketelinga Gebi yang perlahan memundurkan badan kebelakang tetapi terhimpit oleh badan mobil lain. "Ramuan itu, bisa mengikat kejeniusan seseorang. Hingga membebaskan aku dari segel kegelapan Azkria"
2.6K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as filosofi kelinci
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status