Levitasi
“Setengah jam lagi kelas Tuan Alpa, kau bisa menitip absen padaku jika berniat untuk tidak datang ke sana.”
“Ah tidak, aku akan tetap masuk.” Bagi Aludra absen kelas tidak hanya tentang kehadiran, ada yang lebih penting dari yaitu ilmu yang akan ia bawa pulang.
Rigel mengangguk setuju.
Kini mereka berdua tengah memandangi Pantai Batucaras dari ujung tebing di tanah lapang, terpampang jelas garis pantainya yang melintang dengan batu karang tinggi nan kokoh di beberapa tempat. Itu adalah pantai yang amat labil, cuaca memainkannya. Ada kalanya ia bergemuruh, tempat badai bercengkerama dan ombak yang mengamuk, namun pada lain kejadian ia akan sayup-sayup dengan nyiur kelapanya yang melambai-lamb
Sikat na Kabanata