Surga Semalam
"Angelica, kau bahkan tidak tahu apa arti desain lengkapnya. Burung camar dan ikan itu saling mencintai, tetapi mereka tidak akan pernah bersama. Mereka terbelah menjadi dua bros, namun mereka terus saling menatap dengan penuh kerinduan. Itulah visi awalku."
"Tapi kau tak bisa menjelaskan kenapa burung camar itu melihat ke bawah, kenapa awan itu pecah, atau kenapa kau bahkan mengganti safir biru asliku menjadi merah muda. Dalam desainku, safir biru melambangkan laut. Apa arti safir merah mudamu?"
Angelica tak bisa menjawab. Ia tak tahu.
Suara Selina menajam, kata-katanya tajam bagai pisau tajam.
Hot Chapters