Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

Wanita itu terlihat gelagapan dan tidak tahu harus menjawab apa, sedang Mas Haris seolah menangkap apa yang aku maksudkan, ia meminta maaf dengan isyarat kedua tangan yang ia tangkupkan di dada. Hmm, bubuk merica putih, jahe dan pupuk cabe merah yang kutambahkan dalam jumlah banyak, dan saat ini kusimpan di kantong, sangat membantu niatku memberi pelajaran mempermalukan madu baruku itu. Rasakan!
7.2K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as gambar kera mangap
Read
+Library
Mata Ketiga Manda

Mata Ketiga Manda

Karna musim panas yang membuatnya seperti cacing kepanasan setiap saat, maka Manda mengikat rambutnya di belakang seperti ekor kuda. Dengan sepatu kats andalannya Manda pun turun dan menemui Colin yang sudah menunggunya di depan gerbang. Dan Manda merasa hari ini kostum Colin lumayan juga. Terlihat sedikit mirip dengan yang dipakai William dalam film, tapi sayangnya bagi Manda William tetap yang terbaik. “Hanya karna aku setuju untuk pergi ke rumah Nicol, bukan berarti kau bisa membuatku menunggu di sini. Kau sudah seperti siput saja!”
937 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as gambar kera mangap
Read
+Library
Jerat Pesona Gadis Manja

Jerat Pesona Gadis Manja

“Kak ... mantai dulu yuk!” ajak Kejora, sang adik menghampirinya tapi malah merebahkan tubuh di atas ranjang. “Panas!” balas Kalila ketus. Ia sedang sibuk mematuti layar tab, membaca tentang profil perusahaan yang akan di pimpinannya di Jerman. “Cari tempat yang enggak panas, yuk Kak!” rengek Kejora.
1051.7K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as gambar kera mangap
Read
+Library
Terperangkap Gairah Paman Tampan

Terperangkap Gairah Paman Tampan

Udara terasa pengap, dipenuhi oleh aroma kopi mahal dan ketegangan yang nyaris meledak. Rafael Kusuma berdiri di depan, mengenakan setelan jas berwarna hitam yang melekat sempurna di badannya. Sorot matanya tenang, namun memancarkan wibawa yang tak terbantahkan. Namun, tatapan yang menyambutnya beragam. Sebagian besar dewan dan manajer senior menyambutnya dengan tatapan datar namun masih terlihat sopan. Mereka adalah orang-orang lama yang belum mengenal anak bungsu sang pemilik ini dan meragukan kemampuannya. Rafael dianggap orang asing yang tak memahami seluk-beluk perusak Kusuma.
10810 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as gambar kera mangap
Read
+Library
Jerat Mafia Tampan

Jerat Mafia Tampan

“Ada gambar helo kitty, doraemon, sama Dora. Kamu pilih yang mana?” Pria itu menatap Keysha tanpa kedip. Entahlah, mendengar gadis itu menyebutkan karakter kartun dengan dengan santai, membuat dia tiba-tiba jadi berpikir... Apakah dia beneran mahasiswa kedokteran? Dari wajahnya saja terlihat seperti anak seusia SMA yang belum tau caranya menjadi dewasa? Atau jangan-jangan... dia tadi jadi bahan malapraktik bocah iseng kurang kerjaan yang terobsesi menjadi dokter?
10825 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as gambar kera mangap
Read
+Library
Alam Keabadian : Penerus Para Dewa

Alam Keabadian : Penerus Para Dewa

Duarrr! Seekor kera merah menumbangkan pohon besar hanya dengan pukulannya. Didepannya terdapat seorang pemuda tampan yang berhasil menghindar dari pukulan mematikan kera merah itu. "Kera ini sangat kuat! Bahkan jarum dan manik beracun-ku hanya bisa melumpuhkannya selama beberapa saat. Akan memakan waktu untuk mengalahkannya, tapi itu tidak masalah karena kera merah ini adalah Demonic Beast Tingkat 5" Ucap Xiao Long terengah-engah, dia sudah menghabiskan sekitar setengah jarum dan manik beracun yang dia miliki untuk bertarung melawan kera merah ini.
9.581.0K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as gambar kera mangap
Read
+Library
Sang Pendekar

Sang Pendekar

ucap kera besar itu tak hentinya meloncat-loncat di hadapan Runada sembari terus menggaruk-garuk kepala dan badannya. Runada mengerutkan kening. Lalu, ia pun bertanya penuh rasa penasaran, "Kalian ini bangsa jin?" "Ya, kami adalah bangsa jin dari siluman kera penghuni lembah hijau yang ada di bagian Utara kerajaan Randakala," jawab sang Kera. "Siapa pun kalian, aku sangat berterima kasih karena kalian sudah menolongku," kata Runada tersenyum lebar menatapi satu persatu kera-kera yang ada di hadapannya.
9.9166.3K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as gambar kera mangap
Show Reviews (150)
Read
+Library
CahyaGumilar79
Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir di cerita ini. Buat Reader semua yang suka dengan karyaku, kalian bisa mampir juga ke cerita lainnya. Pandu Kesatria Genda Yaksa, Wanara, Sang Pendekar Season 2. Segala bentuk dukungan dari kalian sangat berarti buat aku sebagai penulis. Terima kasih...
Zhu Phi
Kalau berkenan mampir ya kak Cahya di Ksatria Naga Phoenix Ditunggu review-nya dan sarannya Terima Kasih Numpang promote juga ya Kisah ini bersetting kerajaan, persilatan, fantasi, serta misteri yang tidak terpecahkan
Read All Reviews
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Suara khas dari kera-kera itu sangat berisik sekali, entah apa maksudnya sambil terus mencoba memberi makan robin, walau aku tau Robin bukan ingin makan melainkan terganggu, aku masih berpikir dan memperhatikan kera-kera itu. Tidak lama salah satu dari kera itu memuntahkan darah sangat kental, bahkan lebih kental dari pada darah pada umumnya, seketika kera yang lainya bersorak seperti ada sebuah pesta, terlihat sangat senang sekali. Suaranya jauh lebih keras, sangat keras. “Ya Allah aa... kenapa muntah begini, masuk angin?,” ucap Imas sambil mendekat padaku, dengan tatapan yang penuh khawatiran.
8.314.1K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as gambar kera mangap
Read
+Library
Sang Kultivator Terbuang

Sang Kultivator Terbuang

Ada lebih dari seratus ekor Kera Tanah dan semuanya sudah mati terbunuh. Tentu ada alasan tersendiri kenapa rombongan Sekte Gerbang Naga itu harus bertarung melawan sekawanan Kera Tanah. Sesuatu yang mereka cari, yaitu Jamur Pagoda berada di sarang sekawanan Kera Tanah ini. Sudah pasti kawanan tersebut merasa terganggu dengan kedatang para Kultivator Sekte Gerbang Naga, mengakibatkan pertarungan terjadi di antara mereka. Wang Hong, sebagai pemimpin rombongan tersebut sebenarnya tidak ingin menyakiti apalagi membunuh kera-kera itu. Namun, jika mereka tidak melakukannya, maka mereka tidak akan mendapatkan Jamur Pagoda itu.
9.4110.8K viewsOngoingAdded to Library 3.0K Times as gambar kera mangap
Read
+Library
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Di dasar lubang, seekor kera sebesar bocah empat atau lima tahun sedang menggeliat kesakitan. Seluruh tubuhnya hijau zamrud. Hidungnya sangat besar dan ganjil, hampir menutupi separuh wajah. Namun saat ini, sekujur tubuh kera itu dipenuhi luka menganga yang meneteskan cairan kehijauan. Salah satu lubang hidungnya bahkan robek, membuat wajahnya tampak semakin mengerikan. Salah satu Tetua Kaisen berubah rona. Ia menatap tajam kera di lubang itu, seolah mengingat sesuatu yang selama ini tak pernah berani ia bayangkan.
1064.3K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as gambar kera mangap
Show Reviews (15)
Read
+Library
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status