Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Janda Kembang

Janda Kembang

goda Pakde Jarwo. Reyhan tersenyum, ia lalu melirik ke arah Saras dengan tatapan sinis, 'Gadis dekil kayak gini, pacarku? Ya salam, apa dunia ini terbalik? Aku tidak mungkin tertarik dengan dia. Lihat saja penampilannya, lusuh, kumal, mana rambutnya diikat ekor kuda begitu, idiih, yang benar saja, aku tidak akan tergoda oleh gadis kampungan kayak dia,' batin Reyhan.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as gambar wayang sendiko dawuh
Read
+Library
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Yanti sedikit resah, pasalnya jalan yang mereka lewati hampir keluar kota. "Pak, kita nggak sedang salah jalan kan, ya. Ini jauh banget lho. Udah mau masuk Situbondo," tanya Yanti. Mereka kini sedang melewati pantai Watu Dodol yang sangat terkenal dan merupakan salah satu ikon kabupaten ujung timur pulau Jawa. "Kayaknya enggak, Mbak. Di sebelah sana itu," tunjuk Pak sopir pada sebuah vila, "alamat yang Ibu kirimkan. Beliau sudah menunggu kita."
109.0K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as gambar wayang sendiko dawuh
Read
+Library
Dewa Immortal Naga Emas

Dewa Immortal Naga Emas

“Bayangan tak memiliki daging atau tulang, namun bisa menahan beban dalam arti metafora, dan ia bertambah panjang atau tinggi seiring berjalannya waktu, tergantung posisi matahari.” Ketiga pendekar itu saling bertukar pandang, menyadari kebenaran jawaban Dewi Naga Emas. Sesaat setelah kata-kata itu diucapkan, gerbang kayu besar di depan mereka terbuka perlahan, memberikan jalan menuju perkampungan tersembunyi di Pulau Teka-Teki. Begitu mereka diterima, Dewi Naga Emas dan ketiga pendekarnya memasuki perkampungan, siap untuk bertemu dengan Zhuge Liang dan melanjutkan misi mereka menuju Negeri Assassin.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as gambar wayang sendiko dawuh
Read
+Library
KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

Mereka kemudian melahap rumput segar yang tadi dituangkan Pak Anwar ke dalam tempat makan yang disebut lawak-lawak. Keasyikan Pak Anwar terganggu ketika telinganya menangkap suara mengaduh dari luar. “Siapa?” Jantung Kasim dan Fikri terasa putus sekarang begitu cahaya senter mengarah ke arah mereka. Catt: 1. Wa'ang : kamu 2. Ambo : aku 3. Lawak-lawak : tempat makan sapi 4. Mangatai-ngatai : ngomel-ngomel
101.6K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as gambar wayang sendiko dawuh
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Seketika itu Nenek Uban tertawa cekikikan mendengar penjelasan, tentu saja membuat aku kebingungan apa yang ditertawakan Nenek Uban kenapa dia tertawa setelah mendengar perkataanku. “Sarah kamu ingat Nenek ini bukan manusia seperti kamu, yang harus menaiki kendaraan dan berlama-lama di perjalanan untuk bisa datang ke suatu tempat. Hanya dengan membayangkan tempat yang ingin Nenek datangi lalu memejamkan mata maka ketika Nenek membuka mata sudah berada di tempat yang Nenek inginkan, jarak dan waktu bukan masalah untuk makhluk gaib seperti Nenek ini,” balas Nenek Uban sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as gambar wayang sendiko dawuh
Read
+Library
Sang Dewi

Sang Dewi

Meski semula masih merasa canggung, wanita yang mengenakan kemban berwarna gading serta bawahan sutra bermotif batik tersebut mengayunkan tungkai menghampiri mereka berdua. "Lukamu sudah baik-baik saja?" tanyanya. Mandala yang tak bergeming tersenyum menyikapi. "Menyerap sebagian intisari dari dewi berusia ribuan tahun, membuatku merasa lebih bugar," jawabnya. Embusan napas lelah keluar dari hidung Shima Dahyang. "Kau tak pernah berubah, entah sebagai Atmajaya Wimala atau Jaka Lelana selalu mempermainkanku."
2.9K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as gambar wayang sendiko dawuh
Read
+Library
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Keiko mendesis dan menjadi gamak sesaat. Dari arah semak- semak terdengar suara tawa menggelegar diikuti dengan tepukan tangan yang keras. Sabrang Wasa muncul di sana dengan pedang kampila (pedang mata dua berukuran besar). Dia meneleng dan memperhatikan penampakan fisik pada diri Rion.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as gambar wayang sendiko dawuh
Read
+Library
Lahirnya Sang Dewa Pedang

Lahirnya Sang Dewa Pedang

Wilson melihat berbagai barang - mulai dari pedang, baju zirah pertahanan, hingga jimat-jimat pelindung dengan harga fantastis. Di salah satu stan, seorang pedagang tua menawarkan teknik gerakan bernama "Langkah Bayangan Kabut" Wilson melihat buku yang sudah menguning yang ada di etalase tersebut, “Pak tua, berapa kamu menjual ini?” Mata lelaki tua itu berbinar saat ada orang yang menawar barang miliknya, “Nak kamu memiliki mata yang bagus,” ucap lelaki tua memuji Wilson Xia. Lalu dia berkata, “Ini adalah teknik gerakan tingkat tinggi yang sangat langka. Aku mendapatkan ini di sebuah makan kultivator kuno setelah menggali makamnya berbulan-bulan.”
101.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as gambar wayang sendiko dawuh
Read
+Library
Saga Sang Gagak Barong

Saga Sang Gagak Barong

Ia begitu pendiam dan sibuk menikmati marshmallow cupcakes sambil mengamati yang lainnya. Setelah selesai memperkenalkan anggota keluarganya, Tuan Anwar mulai berbincang tentang kejayaan masa lalu bersama Arya Gheni pada masa awal terbentuknya Gagak Barong. Semua orang di meja itu menikmati gaya bercerita Tuan Anwar yang seru nan jenaka. Siapapun tak akan menyangkal kegembiraan yang terpancar dari wajah orang tua itu.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as gambar wayang sendiko dawuh
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Torok tok tok tok ling-eling mangka eling Rumingkang di bumi alam Darma wawayangan bae Raga taya pangawasa Lamun kasasar lampah Nafsu nu matak kaduhung Badan anu katempuhan Eling-eling masing eling Di dunya urang ngumbara Laku lampah nu utama Asih ka papada jalma Ucap tekad reujeung lampah Tingkah polah sing merenah Runtut rukun sauyunan Hirup jucung panggih jeung kamulyaan Suara dari dalang yang menandakan dimulainya pagelaran wayang golek, dibarengi dengan riuh beberapa suara penonton yang bersemangat menyambut pagelaran wayang golek tersebuh. "Aki dengar suara itu? " Tanya ku sambil gemetar, suara nya begitu tiba-tiba muncul dari dalam gua yang gelap membuatku mulai ketakutan
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 25.3K Times as gambar wayang sendiko dawuh
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status