Setitik Nila
“Ijab kabul memang penting, tapi ada yang lebih utama dari itu. Yaitu membahagiakan pasanganmu setelah menikah.”
“Papa betul,” sahut Djiwa setuju dengan Irsyad. “Yang terpenting itu adalah kehidupan setelahnya. Jadi, Bapak nggak usah mikir macam-macam. Bu Kirana sudah setuju menikah malam ini, jadi, ya, dijalani.”
“Permisi.”
“Ya!” Gavin menyahut dengan tergesa dan berbalik. Menatap tanya pada karyawan hotel yang ditugaskan di kamar untuk mengatur segala sesuatunya. “Ada apa?”
Hot Chapters