REUNI
"Gini, kita kan udah kenal lama. Lo tau gue banget, sampe busuk-busuknya gue pun lo tau. Dari yang kencing gue masih bengkok, sampai bisa selurus sekarang."
Njir, apaan sih, pake acara kencing bengkok dibawa-bawa. Di situasi serius, dia malah berkelakar.
"Gue juga tau banget lo, jelek-jeleknya lo gue tau semua. Dari bangun pagi yang penuh belek, sampe yang kalau tidur suka ileran pun gue tau. Ja—aww!"
Tabokanku sukses mendarat di lengannya. Aku mendelik, "mana ada gue ileran."
Hot Chapters