Pernah nggak sih merasa kesel banget sama seseorang sampai bawaannya pengen balas dendam? Aku dulu sering banget kayak gitu, sampai suatu hari nemu hadits ini dan bikin aku mikir ulang. Yang kupelajari, nggak membenci itu bukan berarti kita harus jadi orang lemah atau nggak boleh marah sama sekali. Justru ini tentang nggak membiarkan rasa benci mengendalikan hidup kita.
Aku mulai coba teknik sederhana: setiap ada orang nyakitin, aku tulis di notes hal-hal positif tentang mereka. Misalnya temen yang nyebarin gossip, tapi dulu pernah bantu aku saat sakit. Lama-lama, otakku otomatis lebih mudah ingat kebaikan mereka daripada kesalahannya. Prosesnya nggak instan, tapi bikin hati lebih enteng.