Babu Jadi Menantu
Anton kaget, menatap wajah Bu Rasti yang menuntut, sedangkan persis di depannya, Parmi sedang menatapnya cukup serius.
"Jadi, Tuan Anton yang gak suka sama saya gara-gara sempak? Tapi sekarang saya sudah hapal kok, Tuan. Merah dua, biru dongker tiga,kuning satu, cream dua, hitam dua, abu-abu enam. Lebih banyak yang abu-abu sih emang. Tuan suka abu-abu ya? Sama saya juga punya sempak abu!" semua yang ada di sana tertawa terpingkal-pingkal mendengar penuturan Parmi, begitu juga Anton, air matanya sampai menetes, karena ocehan Parmi yang entah kemana-mana.
Hot Chapters