Jejak Cinta Bersama CEO Di balik Pintu kamar
Ivy melangkah pelan menyusuri lorong tenda yang dipenuhi lukisan.
Ada satu lukisan besar yang membuat Ivy terpaku. Gambar seorang anak kecil berdiri sendirian di tengah hujan. Warnanya hanya biru dan abu-abu, tapi entah kenapa, lukisan itu terasa hangat. Ia membaca tulisan kecil di bawahnya: “Rindu yang Tak Sempat Diucapkan.”
Ivy mengeluarkan ponselnya pelan-pelan. Ia ingin memotret lukisan tersebut. Setelah berhasil memotret, Ivy memberikan ponselnya kepada Naufal, membuat pria itu mengernyit tak paham.