Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu
Sikap tenangnya justru menolongnya, sang pemimpin perompak ini terlihat kagum dengannya, si pemimpin rupanya suka tipikal orang yang tenang dan tidak menjilat.
“Hmm…siapa namamu? Wajah kamu memang bukan orang sini, juga logat bicaramu serta pakaian yang kamu kenakan. Apa alasannya kamu di tahan kelompok si Abud hahh, jawab cepat?!!” cetus sang kepala Semut Hitam ini lagi, kembali dengan nada keras.
“Namaku Mahyudin…mereka culik aku dari kapal, agaknya mereka akan minta tebusan pada kapten kapal kami!”