Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KEPINCUT PREMAN TENGIL

KEPINCUT PREMAN TENGIL

Di klub Zoi ini, Nami hanya mempunyai satu sahabat yang amat ia percayai, ialah Nunu, pria gemulai yang selalu berdandan bak wanita cantik dan seksi. Nami sangat seneng mendengar sang sahabat terlihat khawatir kepadanya, ia dengan tulus menyunggingkan senyum manis untuk Nunu. "Aku keracunan Nu!" "Haaah? Serius? Yei di racun siapa saaaiii? Muke gile itu orang ya! awas kalau Akika tau tu orang yang ngeracun yei, huh! Langsung mati itu orang Akika pites!" oceh Nunu tak henti.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as ikan nun
Read
+Library
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Kata Uma dalam bahasa Dayak Bakumpai adalah panggilan untuk seorang Ibu. Lawen sadar tadi hanya sebuah mimpi namun mimpi ini sudah yang ke 3 kalinya, ia tidak terlalu memikirkannya dengan cepat langsung turun tangga menuju sungai tidak jauh dari posisi rumah betang. Lawen mencuci muka lalu melompat ke dalam air membersihkan tubuhnya. Dari ekor mata ia menangkap sosok Kakek bungkuk tadi, tapi setelah ia fokuskan pandangan tidak terlihat ada seseorang.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as ikan nun
Read
+Library
Rahasia Terlarang Dosen Tampan

Rahasia Terlarang Dosen Tampan

Wisnu terpaksa menyambut jabat tangan itu, mencengkeramnya sedikit kuat, karena ingin menunjukkan otoritasnya. Perhatian Wisnu kemudian, teralihkan kepada Nunu, yang sedari tadi memperhatikannya dengan mata bulatnya. "Lucu sekali. Siapa namamu, Nak?" tanyanya ramah, sambil membelai kepala Nunu. "Nuu-nuu. Bang-chat!" jawab Nunu dengan polos, sambil tersenyum gemas. "Hah?! Bangchat?" Wisnu kebingungan. Wajahnya memerah menahan kesal. Namun dia, tetap berusaha tenang dan berwibawa.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as ikan nun
Read
+Library
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

"Beneran begitu, Sayang?" "Iya. Nurul itu teman baikku, tidak lebih." "Serius cuma teman baik?" "Iya, Sayang. Yang spesial itu cuma kamu seorang. Dulu hingga nanti. Tidak ada yang lain. Titik. Final!" Ia menyentuh keningku dengan keningnya. Lantas memelukku erat penuh cinta. "Udah, ah, aku mau pulang. Kasihan Bu Siah sendiri di rumah."
1010.8K viewsOngoingAdded to Library 313 Times as ikan nun
Read
+Library
MENANTU MUSUHKU

MENANTU MUSUHKU

“Tidak mungkin.” Layar menyala. Hanya satu gambar: siluet seseorang duduk di kursi gelap. Wajahnya tidak terlihat. Suara keluar, tenang, berwibawa. “Delia Adinegara.” Delia merasakan dadanya sesak, tapi ia melangkah maju. “Akhirnya kau muncul.” Arga refleks maju setengah langkah. “Matikan ini.”
706 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as ikan nun
Read
+Library
Nisan Retak

Nisan Retak

"Apa yang bapak maksud?" “Terlalu banyak yang hilang, Nak. Keluargamu mungkin tidak sebersih yang kalian bayangkan. Dan batu nisan itu...” pria tua itu menunjuk dengan jarinya ke arah nisan retak, “itu adalah tanda dari sebuah janji yang tak terpenuhi. Sesuatu yang lebih besar daripada yang kalian tahu.” Amira merasa tubuhnya kaku, seolah baru saja diterjang badai. “Janji yang tak terpenuhi? Apa yang Bapak maksud?”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as ikan nun
Read
+Library
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
"Aku tidak melihat seorang pria dari wajahnya, tapi kepribadiannya." "Syukurlah Kinan, aku pikir awalnya kau tidak normal." Kinan mengumpat kecil, apakah dirinya terlihat tidka normal? Tidka ingin menikah apakah hal itu disebut tidka normal? Ayolah, zaman sudah modern, banyak wanita-wanita yang memilih untuk tidak menikah. "Baiklah, bagaimana Wisnu?" tanya Noah, menggerakkan alisnya selai.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 283 Times as ikan nun
Read
+Library
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

"Apa, Pak? Dipukul orang?! Oh, Tuhaaan..." "Ya!" "Nunung itu pembantu saya, yang saya minta menjaga Dena..." "Nunung tidak mengabari Ibu?" "Tidak, Pak! Tapi saya maklum. Nunung itu buta huruf dan dia tidak mengerti pegang ponsel"
3.6K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as ikan nun
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Ummi, mohon maaf, saya bukan orang lain …” Kania menghela nafas panjang sedangkan Aruni mengernyitkan dahinya, berusaha mencerna apa yang dikatakan gadis itu, bukan orang lain. “Maksudku, aku adalah sahabat Nuha. Kami sangat dekat sekali …” Kania menjeda kalimatnya. Suaranya bergetar … hujan air mata sebentar lagi akan merintik. Aruni menjadi bingung, sebenarnya ada apa dengan gadis itu.
10147.4K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as ikan nun
Read
+Library
ZANNA

ZANNA

sahut semua siswa yang ada dikelas. Bu Tika mempersilakan Zanna duduk dengan gadis berambut pendek. Itu Fanna Abela, gadis bawel dan pintar kelas. "Kamu duduk dengan Fanna ya Zanna." suruh Bu Tika. Zanna melangkahkan kakinya, seorang gadis berambut hitam pekat melambaikan ke arahnya yang dia yakini itu adalah Fanna, teman sebangkunya. Zanna mencoba tersenyum ramah walau sebenernya dia sedikit canggung dengan suasana ini.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as ikan nun
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status