Susahnya Jadi Mas Joko
Aku melipat tanganku di dada, dengan telapak tangan kanan menutupi mulut supaya Menuk tidak melihat gerak bibirku yang sedikit mencibir.
“Lukisan ini...,” lanjut Menuk lagi, “bisa menarik imajinasi kita pada suatu dunia yang maha luas di luar sana. Dengan segala harapan, dan segala kenangan kita. Kalau aku sih melihatnya, ayunan pantai yang diam dan bisu ini, memancarkan aura kesendirian dan kesepian yang begitu menyiksa. Ironis, seperti ada rindu yang tak terobati, seperti ada janji yang tak tertepati, atau seperti cinta yang tak bisa ditemui.”
Hot Chapters