Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Yang Kalian Hina Miskin

Yang Kalian Hina Miskin

Beni hanyalah seorang pria yang sombong dan tidak tahu tata krama. “Kalau kami ke sini bukan untuk bekerja memangnya kamu kenapa? Meskipun kami ini bukan untuk bekerja, kami bukan berarti berharap belas kasihan dari kamu. Cukup saya mengira kamu pria baik-baik. Ternyata kamu tidak punya tata krama sama sekali. Bicaramu sangat angkuh. Pantas saja setelah kalian menikah bagi kami kalian seperti orang asing.” Ayah Ayu dengan suara yang begitu tegas dan berwibawa mengatakannya.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as ingin ku berkata kasar
Read
+Library
Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!

Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!

Nyonya Frisia tampak sangat marah. “Ceroboh sekali! Apa begini sikap menantu kedua Keluarga Parta?” “Ibu, maafkan aku. Aku nggak sengaja melakukannya,” kata Kakak, meski matanya terlihat tidak terima. Kalau aku jadi dia, di kehidupan kedua ini sudah kugunakan untuk hidup tenang, tidak buat onar lagi. Namun, karena dia sendiri yang ingin mencari masalah denganku, aku juga tidak akan diam saja.
14.2K viewsCompletedAdded to Library 540 Times as ingin ku berkata kasar
Read
+Library
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

Linda memegang ujung baju Joseph dan berkata dengan sedih, "Kak Joseph, jangan marah. Aku yang payah, malah alergi seafood. Kak Rina pasti nggak sengaja. Kalian jangan salahkan dia!" Ekspresi Joseph berubah seketika. Dia berujar dengan wajah dingin, "Sialan anak itu. Kami terlalu memanjakannya sehingga dia memiliki sifat yang sombong dan arogan."
8.9K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as ingin ku berkata kasar
Read
+Library
SURGA YANG TAK DIINGINKAN

SURGA YANG TAK DIINGINKAN

balas Azka dengan sengit. Carina melipat tangan di dada, dengan nafas memburu berujar, “Jadi sekarang aku yang salah? Oke, silahkan kamu pergi dan urus istrimu itu. Jangan datang lagi, kalau cuma mau ngajarin aku jadi ibu yang baik buat Katy!” "Kenapa marah, aku cuma minta pengertian kamu saja kok?" balas Azka yang juga tidak mau mengalah.
9.725.9K viewsCompletedAdded to Library 856 Times as ingin ku berkata kasar
Read
+Library
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

“Ingatlah. Anda tidaklah sepenting itu.” Wajahnya merah padam, dan keningnya mengerut penuh kekesalan. “Miss Eiren …! Kata-katamu itu … sungguh sangat keterlaluan! Kasar sekali!” “Kenapa? Bukankah Anda sendiri yang bilang, bahwa Saya ini adalah perempuan kasar? Seharusnya Anda senang kalau Saya melakukan apa yang Anda katakan.” “Lancient~! Lihatlah, betapa kasarnya dia ini! Aku takut kalau dia mungkin akan segera menamparku lagi!”
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 257 Times as ingin ku berkata kasar
Read
+Library
Cinta Diam-Diam Sang Bos

Cinta Diam-Diam Sang Bos

Aku harus tahu, walaupun aku sudah nahan-nahan buat nggak balik lagi ke sana dan hajar dia. "Nggak. Dia memang cemburuan dan kami sering bertengkar. Dia sering bentak-bentak aku, bilang hal-hal kasar, dan kadang seret aku dengan kasar juga, tapi nggak pernah sampai mukul." Sekar menjawab dengan ekspresi bingung. "Sekar, itu sudah termasuk agresif! Dia mungkin nggak pernah mukul kamu, tapi itu termasuk kekerasan," kataku sambil meletakkan tangan di pipinya.
9.840.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as ingin ku berkata kasar
Read
+Library
When We Lost

When We Lost

tanya Kala, mengambil dua kata kasar dalam bahasa Inggris yang juga ada dalam lirik lagunya. “It’s too rude,” sahut Reka dengan kedua alis terangkat. Ia menatap Kala dengan ekspresi meneliti, mencoba mencari tahu apa yang terjadi dengan bosnya ini. Selain jarang bicara dan moody, Kala juga jadi sering mengeluarkan kata-kata kasar. “I know,” Kala mengendikkan bahunya. “Kalau ‘But I Love You’?”
103.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as ingin ku berkata kasar
Read
+Library
Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

"Sabar dulu, Safitri, ada apa ini?" tanyaku penasaran. Dikarenakan Pak Pram kenal dengan wanita itu. Jadi aku putuskan untuk mengaktifkan speakernya. Ini supaya dia tahu bahwa rekannya bicara kasar padaku. "Gara-gara kamu, Inggit, papaku koma!" Aku terkejut mendengarnya. "Kenapa jadi aku yang harus disalahkan?" tanyaku.
1085.9K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as ingin ku berkata kasar
Read
+Library
Jodi Ruman

Jodi Ruman

“Tadi aja kamu kasar banget ke saya. Sekarang ...? Sok-sok lembut.” “Kasar? Kapan saya kasar ke kamu?” Afi mengakui bahwa kalimatnya di trotoar tadi terlalu keras. Tegas. Namun, dia tetap mengucapkannya dalam nada rendah. Afi memang tidak pernah bisa marah-marah dalam nada tinggi ataupun kasar. Baik mengomel ataupun protes, nada bicaranya tetaplah sama. Lembut. “Tegas itu enggak bisa dianggap kasar, Tiara.”
8.716.9K viewsOngoingAdded to Library 438 Times as ingin ku berkata kasar
Read
+Library
Yang Kau Bilang Miskin

Yang Kau Bilang Miskin

ucapku menyembunyikan kesedihan. "Yang sabar, yang sabar. Semoga segera di beri." Mbok Inah memberiku semangat. Bude mengajakku duduk di antara rombongan ibu-ibu yang sedang membungkus kue lemper. Aku mencoba membaur bersama mereka. "Katanya orang kaya. Kok tangannya gundul. Lihat nih, tanganku, rame perhiasan. Jangan-jangan cuma kaya boongan." Lagi suara sumbang berbunyi.
1042.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as ingin ku berkata kasar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status