Roman (sa) Arunika
Dia mengerti itu, dan tidak memaksaku.
“Take-off dulu, ya, Mas”, begitu tulisku pada pesan singkat sebelum anak besar ini lepas landas. Pagi ini jam sembilan, aku akan terbang ke Palembang, Palembang lanjut ke Medan. Kembali lagi ke Palembang dan lanjut Jakarta. Sebuah penerbangan yang panjang, 8 kali landing dan take-off. Tubuh harus terbiasa dengan tekanan udara dan perubahan gravitasi. Awalnya kepala pusing dan sering terhuyung, lama-lama sudah biasa malah ada sensasinya.
“Bismillah, safe flight, Dek!” Begitu balasnya. Sederhana, tapi sarat makna bagi kami pekerja udara.
Sikat na Kabanata