Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUAMIKU SEORANG PENDUSTA

SUAMIKU SEORANG PENDUSTA

Aku hendak mematikan ponselku namun aku ingin tau siapa yang chat barusan. Mataku membulat sempurna. "All, ada apa dia chat?" tanya batinku dengan memandang Lola lewat sudut mataku. Entah Lola tampak tegang, namun ekspresi Lola aku abaikan. Aku klik cat dari All, tertera tulisan dengan pesan singkat dengan cetak huruf besar. JANGAN SENTUH MINUMAN ATAU MAKANAN APAPUN YANG DI HIDANGKAN. SEMUA BERACUN.
920 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai jangan disentuh
Baca
+Pustaka
Astaga, Gairahku Diketahuinya

Astaga, Gairahku Diketahuinya

Hanya dengan melihat benda di tangannya itu, aku langsung teringat akan sensasi asing di antara kedua kakiku tadi malam. Tanpa sadar aku hendak menggerakkan tangan ke bagian bawahku ketika pria itu mengirimkan pesan lainnya: [Jangan menyentuh dirimu sendiri.] Aku merasa makin sulit untuk menolak. Namun, memikirkan bahwa ini adalah untuk pengobatan, aku menahannya.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai jangan disentuh
Baca
+Pustaka
SSST ... JANGAN BERISIK!

SSST ... JANGAN BERISIK!

pinta Dona, ketakutannya tidak bisa disembunyikan walau wanita itu menunjukan keberaniannya pada Dina. Gadis itu menoleh, setelah itu mendekati Dona. Dia menekuk lututnya, berjongkok tepat di depan Dona. Wanita berusia hampir lima puluh tahun itu bergidik ngeri ditatap Dina dengan menakutkan seperti itu. "Menjauh dariku, jangan sentuh aku dengan tangan menjijikanmu itu, perempuan jalang!" kata Dona menolak ketika tangan gadis itu hendak menyentuh pipinya. Dia mundur.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai jangan disentuh
Baca
+Pustaka
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

“Isyarat ramah. Dari mantan partner yang lagi bahas peluang.” Isyarat ramah? Rasanya lebih kayak foreplay. Mey menarik tangannya, tapi langsung merindukan kehangatan itu. “Batas profesional nggak termasuk sentuhan fisik di meja rapat.” “Batas profesional juga nggak melarang gestur ramah kalau konteksnya pas.” “Dan ini pas menurutmu?” “Ramah. Natural.” “Rasanya lebih dari sekadar ramah.”
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai jangan disentuh
Baca
+Pustaka
Istri Kecil Tuan CEO

Istri Kecil Tuan CEO

Di langit-langit kamar, lampu malam menyala samar, menyorot wajahnya yang pucat. Ia duduk, menutup wajahnya. Tangannya gemetar. Dan telinganya masih terngiang satu kalimat menyakitkan itu. “Don’t touch me!” Lidya pergi dengan membawa setengah jiwanya. Membiarkan luka itu tumbuh dan mengeras menjadi ketakutan. Itulah kenapa Nicholas menghindari sentuhan selama bertahun-tahun. Itulah kenapa ia tidak bisa dekat dengan siapa pun. Karena sekali seseorang mengatakan “jangan sentuh aku”, itu cukup untuk membuat hidupnya kembali gelap.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai jangan disentuh
Baca
+Pustaka
Dunia friendshit

Dunia friendshit

"Minimal kalo mau mati jangan merepotkan orang lain." To be continude
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai jangan disentuh
Baca
+Pustaka
Jangan Pukul Lagi!

Jangan Pukul Lagi!

ucap Dinda, sembari mengerlingkan matanya. "Lepasin, gua, Din!" Restu menolak semua sentuhan yang diberikan oleh Dinda. Ia tahu pasti ujung-ujungnya nanti akan mendarat di ranjang. Hanya saja memang dirinya sedang tidak ada mood sama sekali.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai jangan disentuh
Baca
+Pustaka
Kandungan yang Tak Diinginkan

Kandungan yang Tak Diinginkan

Keenan bukan mengombal, tetapi memang ucapan penuh cinta seperti itu sudah biasa di ucapkannya sehari-hari kepada Bella. Bella terkekeh dengan pipi yang terlihat memerah. "Mas, kamu mending mandi sana, badan kamu bau busuk." Bella menutup hidungnya. "Masa sih?" Keenan dengan raut bodohnya mengendus pakaiannya dan merasa tidak bau. "Kena kamu." Keenan memeluk Bella dengan erat, dia dengan jahil menggelitik perut Bella. Bella tertawa kencang "Mas!! lepasin, kamu bau."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai jangan disentuh
Baca
+Pustaka
jangan cintai AKU lagi

jangan cintai AKU lagi

Aku tak mau ilham menjadi korban kesalah pahaman yang hanya dugaan saja " mas mau pergi ke luar kota mana" Centang dua abu abu terceklis di layar ponsel mungkin ia sibuk hingga tak memperhatikan ponselnya. Namun Aku tetap menunggu pesan notif dari mas irfan aku ingin tau ia akan kemana bersama teman temannya
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai jangan disentuh
Baca
+Pustaka
Tanpa Restu

Tanpa Restu

Bang Imi lalu merangkul pundakku dan berkata " Sudah lebih baik kamu bersamaku, kita bersenang-senang juga " " Maksud abang apa!? " Aku berusaha melepaskan tangannya dari pundakku, aku sangat tidak suka jika orang lain seenaknya menyentuhku apalagi merangkulku. Semakin aku ingin melepaskan tangannya, semakin ia memper erat rangkulannya. Aku merasa jijik dibuatnya. " Bang lepas! "
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai jangan disentuh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status