Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PELAMPIASAN HASRAT MAS ARYA

PELAMPIASAN HASRAT MAS ARYA

Pria itu mengenakan kemeja formal berwarna biru gelap yang membalut tubuh atletisnya dengan apik. Ia sedang menyesap kopi hitam sambil menatap tablet di tangannya, tampak begitu segar dan tenang seolah malam yang menghancurkan bagi Sari hanyalah sebuah rutinitas biasa baginya. Kontras itu membuat ulu hati Sari terasa nyeri. Arya meletakkan cangkirnya saat mendengar langkah kaki Sari. Matanya yang tajam menyapu penampilan Sari dari atas ke bawah.
439 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as juana sari
Read
+Library
Jaka, Gantian Dong! Aku Udah Nggak Tahan!

Jaka, Gantian Dong! Aku Udah Nggak Tahan!

Sikap gadis itu berubah lembut semenjak ia tahu jika Jaka adalah pria yang selama ini dia tunggu. “Apa ini?” tanya Jaka sambil menatap curiga. Sari tersenyum, sikapnya begitu kontras saat pertama kali mereka berbicara di penjara tadi. “Tenang saja, ini bukan racun. Enggak mungkin aku punya niat jahat sama calon suamiku sendiri,” ujarnya sambil mengulum senyum, pipinya langsung merona merah. Jaka menarik napas dalam-dalam, ia mengambil gelas bambu tersebut dan mencicipinya. Rasanya seperti teh di padu dengan wangi rempah dan sereh. Begitu hangat saat cairan itu melewati tenggorokannya.
9.9476.6K viewsOngoingAdded to Library 17.6K Times as juana sari
Show Reviews (27)
Read
+Library
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Nickie
izin promosi: judul: kehidupan kedua pangeran author: nickie yang suka cerita regresi, misteri, menyelamatkan keluarga dan bumbu romance bisa dicoba baca di sini... saya tunggu sarannya ya untuk perbaikan ke depan
Read All Reviews
Pria BUTA itu suamiku

Pria BUTA itu suamiku

jerit Sari dalam hati, menatap takjub benjolan yang tersembunyi di balik celana Wira. Sari bergerak menuruni tubuh Wira, jemarinya hendak meraih sabuk yang masih melingkar di celana pria itu. Namun, tepat saat ia akan menariknya, hidungnya menangkap sesuatu yang tidak beres. Bau hangus yang menyengat menyusup masuk melalui celah pintu kamar. "Gawat!" Sari tersentak, seluruh gairahnya menguap seketika.
10793 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as juana sari
Read
+Library
Kiara

Kiara

"Jika kamu harus tinggal di rumah ini, kamu tidak perlu takut padaku." Dia melihat jemarinya mencengkeram erat blus biru yang dikenakannya. Dia memutuskan beberapa hari yang lalu sejak dia mengganti sari Indianya dengan jeans dan rok sederhana, yang disukai melihatnya dalam pakaian sederhana. Rambutnya ditarik ke atas menjadi kepang ketat. "Kiara?" Dia menghela napas, lelah menunggu tanggapannya.
5.0K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as juana sari
Read
+Library
Wagiman

Wagiman

tanya Sari dengan raut wajah aneh. “Ehh.. ya dengan kamulah,” jawabku dengan cepat. “Hehehehe.. kamu aja belum siap,” ucap Sari meledek aku. Dan suasana kembali hening lagi setelah ucapan Sari itu. Aku mencoba menghilangkan bayang-bayang Kina dengan fokus ke Sari, aku baru sadar kalau Sari malam ini cukup cantik dengan baju dres berwarna putih dan celana jeans gelap ditambah rambut yang biasanya terurai lurus malam ini terlihat kriting menggantung.
9.29.2K viewsOngoingAdded to Library 285 Times as juana sari
Read
+Library
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Dokter Djata menekankan ucapannya “mengambilnya tidak boleh menggunakan portal demensi.” “Untuk mengambil tanaman itu harus memulai perjalanan dari gunung maratus yang menjadi pintu gerbang kedua Saranjana.” Djata kembali masuk ke dalam ruangan, “ nanti akan aku bimbing secara gaib dari sini, dan yang berangkat harus keturunan langsung Saranjana.” Lawen dengan senang hati akan menemani Putri Lisa untuk mengambil tanaman obat itu, “Aku akan membantumu Putri.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as juana sari
Read
+Library
Gara-gara Selembar 50 Ribu

Gara-gara Selembar 50 Ribu

Nisa memaklumi kalau Sari tidak dapat membereskan kekacauan yang ditinggalkan orang - orang yang telah menengoknya. Nisa mulai merapihkan kekacauan itu untuk menghindari Sari sesaat karena ia tidak sanggup melihat keadaannya. Sari tergeletak dengan patudara berwarna hijau. Ia memakai obat oles yang diberikan Pak Kyai. Ia harus berbaring karena obat oles itu berupa cairan kental seperti lumpur. Tentu Sari tidak ingin cairan itu meleber kemana mana.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as juana sari
Read
+Library
CERAI

CERAI

ucap Sofyan to the poin Bu Sari yang mendengar itu jelas kaget. tidak menyangka bahwa kedatangan mereka jelas memiliki tujuan lain. " Tapi, kenapa mendadak Pak? apa Zaira melakukan kesalahan?" tanya Bu Sari dengan wajah yang masih terlihat kaget. " Ini minumannya Pak, Silakan diminum.. Maaf seadanya saja" ucap Zaira di sela sela pembicaraan mereka sambil meletakkan nampan yang ia bawa.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 272 Times as juana sari
Read
+Library
Renjana

Renjana

ujar Irine yang juga tiba-tiba nongol entah dari mana sambil menarik tanganku ke hadapan dua orang cowok. “Tuh, pilih salah satu,” katanya lagi. “Pilih? Gaya kamu Rin, kayak emak-emak jualan kacang dipasar,” candaku. Yang satu hitam, pendek, yang satunya lagi putih, tinggi. Ya, jelas aku memilih yang putih dan tingggi lah, begini-begini, aku jagonya memilih. Aku mengulurkan tanganku, tersenyum sambil bertanya” Hai, aku Renjana, kamu?”
103.2K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as juana sari
Read
+Library
PESONA DOKTER SARAH

PESONA DOKTER SARAH

Tersusun rapi dengan ukuran yang sama. Sarah mengalihkan tatapan pada pria di sampingnya. Mengamati wajahnya yang cukup tampan, rambut amburadulnya, juga pada tato di bagian lengannya, kemudian beralih pada pakaiannya yang berupa kaos usang kumal dan kotor.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as juana sari
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status