Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Biarkan Aku Pergi

Biarkan Aku Pergi

"Pakai uang Kamu dulu, Mas tidak ada uang kecil, nanti kalau sudah terpecah jadi cepat habisnya kan Kamu sendiri yang bilang Kita harus ngirit, jangan lupa belikan Mas Sate sama martabak manis yang dipinggir jalan besar ya, Mas sudah biasa beli di sana lebih enak dibanding yang lain . " "Satu aja Mas, kalau sate ya sate aja kalau martabak ya martabak aja. " "Jangan perhitungan sama Suami Almira, besok pasti Mas ganti kalau sudah gajian lagian bekal dari Bapak Kamu Mas lihat banyak yang warna merah tuh. "
105.7K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as just go
Read
+Library
Please Let Me

Please Let Me

“Ayah, Ibu, bisakah mengantarkanku ke sekolah lamaku sekarang?” “Avery, ini masih pagi. Ayah dan ibu juga banyak rapat penting hari ini. Kau bisa gunakan uang di ATM-mu untuk pergi kesana, jika ada urusan mendadak,” sahut ibunya. Avery pun langsung melakukan reservasi dan akan berangkat ke bandara sekarang. Sebelum meninggalkan orang tuanya, ia izin terlebih dahulu untuk membolos sekolah hari ini. Ada hal yang lebih penting yang harus ia lakukan bersama sahabat lamanya.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as just go
Read
+Library
Romeo for Princess Swan

Romeo for Princess Swan

I'm gonna live my life Like everyday's the last Without a simple goodbye It all goes by so fast And now that you're gone I can't cry hard enough No, I can't cry hard enough For you to hear me now Can I open my eyes And see for the first time I've let go of you like A child letting go of his kite There it goes Up in the sky There it goes Beyond the clouds For no reason why I can't cry hard enough No, I can't cry hard enough For you to hear me now Can I look back in vain
108.0K viewsOn holdAdded to Library 318 Times as just go
Read
+Library
Still with you

Still with you

Jena mendecak lidahnya lalu menggeleng cepat kemudian membereskan sisa makanan yang ada di dalam kulkas. Jaeran menghela kasar, pemuda itu selalu menatap layar ponselnya yang tidak mau berhenti berdering tak lama kemudian dia segera berjalan ke arah garasi mobil. Belum lama ini Maria menghubunginya untuk minta ditemani namun lelaki itu menolak dengan alasan banyak pekerjaan, perempuan itu tau, Jaeran hanya membual agar tak menemuinya lagi. Sama sekali.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 288 Times as just go
Read
+Library

Maaf, Sudah Berlalu

Dia pasti sudah mengetahui bahwa pernikahannya dibatalkan. Aku tidak mengangkat telepon. Aku duduk sendirian untuk menenangkan hati. Aku sudah siap pergi ke kantor cabang di Kota Cana untuk mengembangkan bisnis. Sedangkan Leon, dia bisa bersama dengan Cindy tanpa hambatan dariku. Dia pasti akan merasa senang. Ketika aku memikirkan ini, waktu untuk pemeriksaan tiket sudah tiba. Aku hendak melewati gerbang pemeriksaan tiket, tetapi tiba-tiba dari luar terdengar suara dengan nada tidak percaya.
5.8K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as just go
Read
+Library
Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Weww! **********************
102.2K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as just go
Read
+Library
Pergilah, Temukan Dia

Pergilah, Temukan Dia

Namun, selama itu melibatkan Melina, Yogi seperti kehilangan akal sehat dan kemampuannya untuk menilai, serta mengabaikan segalanya. Orang bilang cinta membuat buta, dan kini Jenny akhirnya mengerti artinya. Jenny memperhatikan jari-jari Yogi yang mengetik cepat di ponselnya, terlihat gelisah, dan mulai menghitung mundur kapan dia akan pergi. Dari hitungan sepuluh sampai satu, Yogi benar-benar bangkit, mencari alasan untuk pergi. "Jenny, ada pekerjaan di firma hukum. Aku harus pergi sebentar. Kapan kamu keluar dari rumah sakit? Aku akan jemput kamu."
9.435.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as just go
Read
+Library
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

*Flashback Off “Kepada para penumpang pesawat Korean Air dengan nomor penerbangan KE-628 tujuan Seoul, dipersilakan segera menuju Gate 9. Boarding akan dimulai dalam waktu sepuluh menit. Terima kasih.” Gema pengumuman itu membuyarkan lamunan Aileen. Ia mengangkat kepalanya, menarik napas panjang, lalu berdiri dari kursi tunggu. Tangan kirinya meraih gagang koper, dan langkahnya mulai bergerak menuju gate keberangkatan. Hari ini, ia akan meninggalkan Jakarta. Meninggalkan semua kenangan pahit yang sudah terlalu lama ia simpan.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as just go
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status