Lelaki Pengganti
Tiba-tiba Daffa menangis, ternyata ia sudah kencing di celana, melihat hal itu aku langsung membawanya ke kamar mandi.
“Tuan, saya ke kamar mandi dulu, ya. Daffa kencing.”
“Memangnya sudah bisa masuk?” Tanyanya bingung.
“Kamar mandinya di sana, Tuan.” Aku menunjuk sebuah pondok kecil yang di tutupi oleh dinding bambu.
Tuan Rey melongok. “Loh, diluar? Tidak didalam?”
“Tidak. Di kampung memang begini, Tuan. Sangat jarang sekali warga yang memiliki kamar mandi di dalam rumah, rata-rata diluar semua.” Jelasku.
Hot Chapters