Suamiku Menjadi Sultan
Ranjangnya sangat besar, sepertinya muat dipakai empat orang juga.
Aku mulai mengganti seprai, menyapu, mengepel, serta membersihkan kamar mandi. Aku begitu takjub melihat semua ini. Betapa enaknya menjadi orang kaya. Makan tinggal makan, pakai baju tidak perlu mencuci dulu, ingin belanja, ya, tinggal berangkat, betapa sempurnanya hidup mereka yang terlahir kaya. Namun, itu hanya dalam pandangan si miskin macam diriku. Nyatanya, orang kaya itu jauh lebih pusing. Buktinya Mita, dia pusing memikirkan suaminya agar tidak selingkuh lagi. Padahal, Mita sangat cantik, jadi wanita seperti apalagi yang dicari suaminya.
الفصول الرائجة