Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dikira Miskin Saat Pulang Kampung

Dikira Miskin Saat Pulang Kampung

Leha berbicara di depan Agung, sementara lelaki itu mengedikkan bahu dan berpamitan untuk melanjutkan langkahnya. Dari arah lain, Leha menangkap sosok Karim yang berjalan bersisian dengan Agus, pemilik sawah di sebelah sawah milik Karim. Kebetulan letak sawah mereka berdekatan, jadi membuat keduanya pulang bersama. "Pak ... Bapak!" teriak Leha cemas. Karim mengerutkan keningnya dan berlari menuju ke arah Sang Istri, "Kenapa teriak-teriak, Bu? Ada apa?" tanya Karim heran.
9.11.2M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 24.4K Beses bilang kampung karet berkah
Ipakita ang mga Review (83)
Read
+Library
Lengkunglangit
dr sekian banyak karakter, paling empet baca season Sea. Bu Diah Bu Eni msh ketawa, konyol aja ada org yg begitu .... Sea msh muda, berpendidikan, cantik, punya keluarga yg sayang bgt. tp kelakuannya minus ...
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Basahin ang Lahat ng Review
Simpanan Ayah Mertua

Simpanan Ayah Mertua

Tidak terlalu ke sudut desa, tapi tak terlihat jika tak masuk ke jalan setapak yang terhubung dengan ladang karet. Disitulah tempat selama ini Kardi menjalankan bisnis haramnya. Dan disini pula Kendra datang dan duduk untuk menghilangkan rasa sakit dan suntuk yang kini menyelimuti hatinya pasca menemukan sprei di kamar mandi. “Bukan urusanmu dan tolong menyingkir!” bentak Kendra, mendorong lengan wanita berpakaian minim tersebut agar menyingkir dari hadapannya.
1038.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 990 Beses bilang kampung karet berkah
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Rumah Mang Yayat berada di paling depan di Kampung Sepuh, sehingga Tama dengan jelas bisa melihat pepohonan yang menjulang tinggi di sebelah rumah Mang Yayat, yang menjadi pembatas antara Kampung Sepuh dan jalanan yang menembus ke jalan provinsi di depan sana. Pepohonan karet dan kayu jati yang para warga tanam, dan akan dipanen di waktu-waktu tertentu terlihat seram ketika malam tiba. Apalagi ketika sinar dari lampu minyak tidak bisa menyinari semua kegelapan yang ada di sekeliling Tama, sehingga membuat Tama agak ragu untuk melangkah, bahkan beberapa kali dia mengurungkan niatnya dan berbalik untuk membuka kembali pintu rumah yang sudah dia tutup sebelumnya. Namun,
10126.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.2K Beses bilang kampung karet berkah
Ipakita ang mga Review (35)
Read
+Library
pujangga manik
Saya Pujangga manik mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Salam hangat dari kami yang telah banyak berbuat keliru di masa lalu. Mohon semua salah dari kami di maafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
Lengkunglangit
saya pembaca setia a, saya ga pernah menyesal baca cerita dr aa mah, ga prnh ada kesel"nya kalo baca. nyaman dan menikmati. saya doain cerita aa bisa sukses seperti kkn. aamiin, sehat" ya aa dan keluarga, biar semangat terus nulis na.
Basahin ang Lahat ng Review
Target Cinta sang Pewaris

Target Cinta sang Pewaris

sahut Ardila seraya beranjak pergi meninggalkan Afifah dan Dirjo. “Keponakanmu tuh!” sungut Afifah kesal. “Di sabarin aja dulu, toh nanti hartanya bakal kita keruk,” sahut Dirjo dengan santai. Afifah yang membayangkan bergelimang harta menjadi tersenyum cerah, ia sibuk memikirkan ingin membeli apa nanti jika sudah mempunyai uang yang banyak. Di sinilah sekarang mereka, menghadap bangunan yang megah nan menjulang tinggi.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang kampung karet berkah
Read
+Library
Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

“Setengah bulan lagi. Aku akan pulang setengah bulan lagi.” “Oke, Ayah akan siap-siap untuk menyambut kepulangan tuan putri Ayah.” Ayah tertegun sejenak, lalu berkata dengan ragu, “Kakakmu pergi ke Kota Harman untuk cari cinta pertamanya. Katanya, kali ini dia pulang untuk mendapatkan kembali orang itu, kemudian berencana untuk membahas soal pernikahan …. Kalau kamu ketemu sama dia, jangan lupa beri selamat sama dia. Kalau nggak ketemu, ya lupakan saja, nggak usah sengaja pergi mencarinya.”
5.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 159 Beses bilang kampung karet berkah
Read
+Library
Ipar Ipar Serakah

Ipar Ipar Serakah

Ipar Ipar Serakah Bab 6 🍁 Pov. Samsul Aku berjalan sedikit cepat dengan membawa dua kilo gula merah buatan mamak. Jalanan desa yang terjal dan berbatu membuatku sedikit kesulitan. Desa kami pada masa itu merupakan desa tertinggal dan belum tersentuh aspal sama sekali. Berbeda dengan desa-desa sekitar yang sudah mulai di aspal dan mulus.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang kampung karet berkah
Read
+Library
Desa Pulo Majeti

Desa Pulo Majeti

Kebanyakan dari mereka juga menanam pohon pisang dan mangga. “Oo, jadi ini jalur keduanya ya, Bu?” tanya Syifa dan Bu Lastri mengangguk seraya tersenyum ringan. Sepanjang jalan tak ayal banyak yang menyapa Bu Lastri dan begitu pun sebaliknya. Sejauh ini, Syifa bisa menyimpulkan kalau warga Desa Pulo Majeti terbilang sangat ramah dan sopan. Meskipun beberapa terlihat begitu penasaran dengan terus menatap dan membuat Syifa merasa terganggu. Selain itu, Syifa merasa tidak ada ancaman apa pun kecuali asumsi mereka tentang pesugihan itu.
1.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 36 Beses bilang kampung karet berkah
Read
+Library
Preman Kampung itu Suamiku

Preman Kampung itu Suamiku

"Iya itu maksud saya. Kayaknya sama aja cuman beda 'U' di dua huruf belakang. '' Orang kampung memang mengenal Bagas adalah keponakan Saidah. Entah keponakan dari mana juga mereka tidak tau. Karena bagaimanapun Saidah menutup mulutnya ketika di tanyain hal yang lebih detail mengenai Bagas dan asal usulnya yang jelas Saidah tidak tau juga dari mana. Ia hanya berusaha melindungi orang yang mengontrak di huniannya. Tujuan biar betah dan Saidah tidak kehilangan income setiap bulannya.
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 66 Beses bilang kampung karet berkah
Read
+Library
Dijodohin Bocil

Dijodohin Bocil

Perjalanan dari Stasiun Solo Balapan ke kampung memakan waktu hampir satu jam lebih lama dari biasanya karena terjadi kemacetan di beberapa titik menuju arah kampung Melati. Kampung Melati bernama Desa Manggis karena sejak dulu sampai sekarang banyak pohon manggis di setiap rumah warga. Dulu semua warga di Desa Manggis mempunyai pohon manggis, tapi sekarang sudah ada beberapa pohon yang di tebang karena perluasan lahan untuk pelebaran rumah.
3.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 92 Beses bilang kampung karet berkah
Read
+Library
Kesempatan kedua membalas dendam kepada suami dan mertua

Kesempatan kedua membalas dendam kepada suami dan mertua

Keesokan harinya... Sania dan Dzaki bersembunyi ketika para penduduk perkampungan mulai sibuk untuk mempersiapkan diri bekerja di perkebunan karet pagi-pagi sekali. Di kampung ini, setelah subuh para warganya sudah mulai menjalankan aktivitasnya di luar rumah. Terlebih lagi mereka yang kerjanya menyadap karet yang sudah mulai bekerja ketika hari masih gelap karena di waktu pagi hari karet yang di sadap akan mengeluarkan getah yang sangat banyak.
8.752.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang kampung karet berkah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status