Benih Sang CEO Muda
Pamit Devan, lalu iapun mencium kening sang istri.
"Hm, hati-hati." Balas Cathy, lalu Devanpun segera pergi meninggalkan istrinya.
Setelah kepergian Devan, Cathy pun segera masuk ke dalam kampusnya, ditengah jalan cewek itu tak henti-hentinya menyunggingkan senyuman bahagia. Sungguh Cathy masih tak menyangka jika suaminya, Devan Sebastian Abimana, yang selama ini begitu membencinya, kini malah berangsur mulai mencintainya. Tapi tunggu dulu! Memangnya kapan si Devan bilang cinta padanya? Kan belum pernah, sedangkan cewek kan butuh kepastian. Tapi selama inikan Devan selalu cemburu padanya, bukankan cemburu itu tanda cinta? Tapi...
Sikat na Kabanata