Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Amuk iblis di tempat tak dikenali, kan ku tahan sepenuh hati, Semua demi bertemu kamu lagi, Wahai istriku, Janganlah berhenti berdoa dan berharap, jadikan malam sebagai waktu meminta-minta, Kepada yang maha kuasa, pencipta semesta alam, Jadikan aku kuat dengan doa-doamu, dan keberanianku, Semoga kita bertemu lagi, istriku yang cantik, Maafkan segala kesalahan kakanda, Semoga kita ditakdirkan bertemu lagi di seberang lautan sana. Erik tidak tahu definisi kata-kata manis, puisi buatannya tidak mengandung kata-kata manis yang membuat Linda senang, tetapi berisi makna pahit tentang perang dan perpisahan. Puisi yang cukup untuk merobek hati seorang istri yang ditinggal suaminya ke medan perang da
102.6K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as kata-kata puitis sastra
Read
+Library
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

“Kalau mau menghancurkan sesuatu, kita harus tahu cara kerjanya dulu.” Arsen spontan bertepuk tangan kecil. “Busyet. Kamu bukan mahasiswa sastra. Ini villain origin story.” Kelas langsung tertawa. Namun, Bu Rina justru terlihat makin puas. “Bagus.” Beliau mengetuk novel di tangannya pelan. “Karena sastra tidak pernah hanya soal cerita.” Tatapannya menyapu seluruh kelas. “Sastra adalah cara manusia membongkar kekuasaan tanpa harus memegang senjata.”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as kata-kata puitis sastra
Read
+Library
SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

Ucap Arina yang hanya bisa cengengesan. “Ada 1000 miliar puisi. Kamu bisa menggabungkan empat bait yang mana saja untuk membuat 1000 triliun puisi yang kamu mau.” Ucap Arka. “Hah? Haha!” Respon Arina. “Itu 10 pangkat 14 dan itu sangat unik. Itu sama sekali tidak jelek atau lusuh. Itu sangat istimewa! Sama sepertimu yang istimewa!” Ucap Arka.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as kata-kata puitis sastra
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.1K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as kata-kata puitis sastra
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 316 Times as kata-kata puitis sastra
Read
+Library
Young Wife For My Father

Young Wife For My Father

“Jangan mentang-mentang Sastra telah memohon padamu dan kamu bisa mengejekku sesuka hatimu.” “Kalau kamu tidak mengejekku lebih dulu, aku tidak akan mengatakan hal itu. Dasar tidak sopan.” Karina mencebikkan bibirnya kesal, dia kembalikan batagor itu pada Sastra dan melipat kedua tangannya di depan dada.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as kata-kata puitis sastra
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Tempat ini cukup jauh dari desanya, tetapi ia merasa perjalanan ini setara dengan ilmu yang akan ia dapatkan. Di sekolah, ia segera menarik perhatian guru dan murid-murid lainnya. Saat pelajaran sastra dimulai, gurunya, seorang pria paruh baya yang dikenal bijaksana, membaca puisi lama tentang kepahlawanan. Guru: "Sastra bukan sekedar untaian kata. Ia adalah cermin jiwa dan perjalanan zaman. Nah, siapa di antara kalian yang dapat menjelaskan makna bait pertama ini?"
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 410 Times as kata-kata puitis sastra
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

"Begitulah hidup, Mayang. Ada beberapa hal yang hanya bisa kita simpan di hati. Karena jika kita teriakkan pun orang tidak akan percaya pada kita. Ada begitu banyak hal di dunia ini yang hanya bisa kita batinkan dengan satu kata. Yaitu, mengapa?" Mayang mengangguk. Bu Mitha mengartikan puisi lima menitnya dengan tepat sekali. Dan sisa hari pagi itu mereka isi dengan saling berdeklamasi sesuka hati. Mengeluarkan semua emosi dan pedih di hati dengan untaian kata-kata sarat makna. Mungkin bagi orang yang tidak mengerti seni, mereka berdua bertingkah layaknya orang gila. Padahal sesungguhnya mereka berdua sedang mencurahkan segenap beban di dada.
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 943 Times as kata-kata puitis sastra
Read
+Library
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

“Jingga di ujung senja// Jingga di ujung senja/ bersinar semakin redup/ Memudar berganti malam yang turun seperti kabut// Dalam penantian senja yang tak tahu/ Apakah ada ujungnya// Di atas cakrawala/ Jingga di ujung senja/ Melupakan kisah di ujung senja//” Tidak beberapa lama Resti lihat di stori Whatssapp, Rikka bikin status , “Puitis!” Resti tertawa puas. Resti tahu bahwa Rikka membalas status Resti di f******k dan membuat story di Whatssapp.
108.5K viewsOngoingAdded to Library 213 Times as kata-kata puitis sastra
Read
+Library
JIKA CINTA JANGAN BERCERAI

JIKA CINTA JANGAN BERCERAI

Keyra tak menyangka, jika laki-laki yang menikahinya sangat gemar membaca buku sastra dan itu juga merupakan kegemaran Keyra. Keyra membuka lembar demi lembar buku, hingga ia menemukan secarik kertas yang bertuliskan sebuah puisi singkat, tulisan yang sangat indah, tapi yang membuat Keyra termangu adalah sebuah nama tertulis di bawahnya yaitu nama Lathisa.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as kata-kata puitis sastra
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status