Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Velvet Bloodline

Velvet Bloodline

Luna berteriak, lalu dengan sengaja menjatuhkan kotak itu tepat di depan piring Davis. ​BRAK! ​"Hei! Hati-hati! Ini lebih berharga dari nyawa kalian!" seru Davis, meski wajahnya langsung sumringah. Ia segera meraih kotak itu, mengelusnya seolah itu adalah harta karun paling langka di bumi. "Lihat ini, Tuan-tuan. Sampel kopi terbaik dunia dari Haddad Group. Hanya menteri pertanian dengan pesona luar biasa yang bisa mendapatkannya secepat ini."
10691 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 24 fois en tant que kedai kopi harsa
Read
+Librairie
Handa

Handa

Di pojokan kafe Selo Ardi duduk sendiri sambil sesekali menyesap kopi yang tampak masih mengebulkan uap panasnya. Selo Ardi segera berdiri saat melihat kedatangan Harris, dan baru kembali duduk setelah Harris menjatuhkan bobot tubuhnya pada kursi yang terletak di depannya. Dan kini mereka berdua duduk saling berhadapan.
1034.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.2K fois en tant que kedai kopi harsa
Read
+Librairie
TAKDIR KEDUA

TAKDIR KEDUA

ujar Diandra lagi. Dirga terkekeh. “Ga apa-apa Mom, es aja.” “Ini kopinya produknya si Davi. Arabika Kintamani. Beda lho dengan rasa kopi yang lain. Davi ngambil dari petaninya langsung.” “Oh, Davi sekarang jualan kopi juga Mom?” tanya Andien. “Iya. Masih kopi kemasan sih, lagi nyari lokasi dia, mau buka café kecil katanya.”
1025.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 930 fois en tant que kedai kopi harsa
Read
+Librairie
Pria Arogan Ayah Anakku

Pria Arogan Ayah Anakku

Ia terus menatap tas Rena penuh rasa penasaran. Tahu jika masih ada waktu sebelum Kelvin turun, akhirnya Haris kembali mengambil diary milik Rena dan memba di mana namanya tertulis. ~Gila aja pria bernama Haris itu. Tegasnya itu lebih mengarah galak. Masa iya aku di omelin gara-gara salah bikin kopi untuknya. Emang salahkan juga sih, bikin kopi lupa pake garam. Efek terpesona sama balok es.~
108.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 213 fois en tant que kedai kopi harsa
Read
+Librairie
Baby Sitter Sang CEO

Baby Sitter Sang CEO

suara Haris terdengar. "Masuk Ris." Haris berjalan masuk lalu menyajikan kopi yang diminta oleh atasannya itu. "Ini Pak, yang buat anak pantry yang biasa lihat Reres buat." Saga mengangguk,kemudian segera mengambil cangkir kopi untuk segera menikmati kopi miliknya. Pria itu menyeruput kopi, terlihat kecewa. "Minta ulang, rasanya beda banget, terlalu encer, masih kemanisan."
1016.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 399 fois en tant que kedai kopi harsa
Read
+Librairie
Bride For the Matchmaker

Bride For the Matchmaker

Nampaknya, meski terlihat polos, tapi Aura cukup cerdas. "Klien pertama yang harus kamu hubungi bernama Hans. Dia penyuka kopi hitam, jadi sajikan kopi Arabika Temanggung ketika dia datang," pesan Cakra, sambil memberi kode untuk menambahkan catatan di buku agenda. "Apa masih ada pertanyaan?" "Nggak ada, Den. Sudah cukup jelas." Aura menutup buku agenda, kemudian mendekapnya erat. Matanya memancarkan binar semangat.
104.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 144 fois en tant que kedai kopi harsa
Read
+Librairie
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Mas... aku... nyaris jadi seleb gaib.” Dimas menepuk bahunya. “Tapi kamu tetap jadi barista konten rasa.” Karina tersenyum. “Dan jujur aja... kamu jelek kalau disorot neon kuning.” --- Malam itu, mereka menyeduh kopi khusus: rasa pulang. Dan WarKoDuBa kembali hangat. Tanpa Toyo, tapi dengan harapan baru. Di dinding, Randi menempel catatan:
101.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 38 fois en tant que kedai kopi harsa
Read
+Librairie
Sekretaris Ceroboh Kesayangan Tuan Perfeksionis

Sekretaris Ceroboh Kesayangan Tuan Perfeksionis

Ia membuka bungkusan—isi lima cup kopi spesial dari kafe mahal lantai dasar dan sekotak donat yang biasanya hanya muncul saat ulang tahun direksi. “Siapa yang kamu racuni hari ini?” tanya Januar curiga. “Kamu. Maksudku, bantu aku sedikit aja, ya? Please? Nggak bakal ngerepotin! Cuma butuh kamu lacak satu email jahat dan kemungkinan pelakunya.” Januar menatap donat, lalu kopi, lalu Harika, lalu donat lagi. “Kopi ini latte gula aren tiga shot espresso?”
5.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 162 fois en tant que kedai kopi harsa
Read
+Librairie
DALAM DEKAPAN WANITA MALAM

DALAM DEKAPAN WANITA MALAM

Keyra. Mereka memesan kopi robusta dan camilan khas di kafe lereng merapi itu, pisang goreng dan roti bakar selai kacang. Karyawan kafe itu tampak ramah, sesekali mengajak Damar berbasa-basi ringan. “Pak Damar tumben ke sini padahal bukan awal bulan?” Karyawati cantik yang mengenakan hijab itu bertanya. Senyumnya dibuat semanis mungkin.
9.914.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 555 fois en tant que kedai kopi harsa
Read
+Librairie
Hello, My EX

Hello, My EX

sapa Tarra mengikuti logat Pak Narno, satpam kampus, ketika memanggil Rea. "Kopi, Re?" tanya Arsan. Rea mengangguk, meletakkan segelas kopi untuk masing-masing dari mereka. Rea hapal selera kopi teman-teman BEMnya karena Rea yang selalu membuatkan mereka kopi. "Gini, nih, enaknya punya partner kerja yang peka. Tahu aja kalau kita butuh kopi sama camilan," puji Tarra.
108.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 234 fois en tant que kedai kopi harsa
Read
+Librairie
Dernier
1
...
45678
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status