kekuatan sang naga
"Aku harus kuat, Erina. Demi kita berdua."
Tapi di kejauhan, Jimmy mengintai, dengan senyum licik.
"Ini baru permulaan, Leo…" gumam Jimmy.
Di sudut taman kampus, Leo terduduk lemas di bangku tua, tatapannya kosong.
Ponsel di sakunya terus bergetar, notifikasi masuk bertubi-tubi — berita buruk, cemoohan, fitnah yang terus menyebar.
Tangannya gemetar, keringat dingin membasahi pelipis. Dunia terasa seperti runtuh perlahan.
Hot Chapters