Mantanku Kembali
Adrian tetap di sampingku, wajahnya menunjukkan keprihatinan yang mendalam.
Ketika aku masuk ke ruang operasi, suasana di dalamnya terasa steril dan dingin. Lampu-lampu terang menerangi ruangan, dan aku bisa melihat dokter-dokter bersiap. Rasa takut menyergapku, tetapi aku tahu ini adalah langkah yang harus kuambil.
Aku berbaring di meja operasi, merasakan dinginnya permukaan di bawahku. Napasku mulai tidak teratur, dan saat dokter mulai menjelaskan prosedur, aku merasa semuanya seperti sebuah mimpi buruk.
Hot Chapters