Terpaksa Jadi Playboy
sapa pemuda yang belum aku ketahui namanya itu, “saya Kenzo, anak Pak Kenta dan Bu Krisye. Saya disuruh Ma—maksud saya, orang tua saya, untuk menjemput Husna dan Asma.”
“Oh, iya,” balasku gugup. “Terima kasih. Kami sudah siap, kok.”
Jadi namanya Kenzo. Mirip nama Jepang. Atau, dia memang keturunan Jepang? Apa matanya juga sipit seperti orang Jepang, atau malah lebar seperti karakter anime?
Aduh, aku jadi ngelantur lagi. Pikiranku bisa semakin aneh kalau berlama-lama menatap makhluk Tuhan yang satu ini. Harus memohon ampun agar tidak menjadi zina mata yang menjerumuskan.
الفصول الرائجة