Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Semalam Bersama Tuan Presdir

Semalam Bersama Tuan Presdir

pinta Aruna. Sebuah buket yang menggabungkan berbagai jenis bunga dalam satu genggang. Setiap bunganya melambangkan harapan, cinta, dan penghormatan. Bunga-bunga ini seolah berbisik, mengatakan bahwa cinta kita kepada mereka adalah abadi, tak terbatas oleh ruang dan waktu. Tak lama pemilik bunga itu memberikan rangkaian bunga sangat indah. "Ini untukmu, Kakak. Aku menitipkan doa di setiap rangkiannya. Semoga sahabatmu bahagia di alam sana," kata Pemilik toko bunga.
1049.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang keranjang bunga
Read
+Library
Jangan Mengejar, Suamiku! Aku Tidak Akan Pernah Kembali

Jangan Mengejar, Suamiku! Aku Tidak Akan Pernah Kembali

tanya Kenaya memastikan. “Iya, aku khusus membuatkan untukmu.” Kean mengangguk. Dia tahu bagaimana Kenaya suka dengan bunga-bunga. Karena itu sengaja dia membuatkan toko bunga untuk Kenaya. “Di depan sini nanti kamu bisa menaruh beberapa bunga.” Kean menunjukan halaman yang luas. “Kamu tidak hanya bisa menjual bunga untuk acara saja, tetapi juga bunga hidup. Air mata Kenaya meluncur bebas dari mata indahnya. Tak bisa menahan kebahagiaan ini. Dia langsung memeluk Kean.
109.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 195 Beses bilang keranjang bunga
Read
+Library
Pesona Upik Abu

Pesona Upik Abu

Di dalam toko, Sagara dengan cepat menunjuk sebuah buket besar berisi bunga lily putih yang segar. "Saya ambil yang ini," kata Sagara kepada pelayan toko. Sementara Sagara menunggu, Sri melangkah ke sudut lain dan terpaku pada sekelompok bunga kecil berwarna biru keunguan. Forget-Me-Not. Bunga jangan-lupakan-aku. "Mbak, saya mau buket bunga yang ini satu," ujar Sri kepada pelayan toko. Ia mengeluarkan dompetnya untuk membayar menggunakan uang pribadinya sendiri. “Berapa harganya?”
424 viewsOngoingIdinagdag sa Library 11 Beses bilang keranjang bunga
Read
+Library
Istri Kedua CEO

Istri Kedua CEO

Cara memasukkan potongan-potongan ranting dan bunga yang sudah layu ke dalam kantong sampah lantas membuangnya ke belakang toko. Hari ini toko lumayan ramai karena ada seseorang yang membeli bunga dalam jumlah besar untuk diberikan pada kekasihnya. Selain itu, ada seorang lelaki baik hati yang memberinya bunga Baby's Breath lewat Rafaello. "Bagaimana penjualan hari ini?"
9.7623.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 23.7K Beses bilang keranjang bunga
Ipakita ang mga Review (118)
Read
+Library
ww afts
gatauu lagii dehhh. bagus bgt cerita ini. makasii ya author uda bikin cerita caramell dan alvaro. akutu selalu excited kalo baca cerita ini, SERU BANGET CERITANYA. ada manis dan pahitnya juga, konfliknya lumayan nggak berat y nggak ringan. pas. pokoknya happy end y kak hihi. sehat² kak, semangat......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Main Api dengan Mafia

Main Api dengan Mafia

Di sana, telah tertata rapi beberapa keranjang penuh bunga potong: peony, hydrangea, baby's breath, dan tentunya—roses. "Biasanya, ayahnya Kenzo dan Kenzo sendiri sibuk main golf dengan rekan-rekan bisnis mereka. Ibu paling malas ikut. Terlalu banyak basa-basi dan ngebahas saham. Membosankan," jelas Rose sambil tertawa kecil. Nayla ikut tertawa, walau gugup. Tangannya menyentuh kelopak peony sambil menjawab, "Aku senang kok bisa menemani ibu. Terima kasih sudah mengundang aku."
1.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 32 Beses bilang keranjang bunga
Read
+Library
Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Mereka masuk ke toko bunga yang selalu ramai oleh orang-orang yang mencari bunga untuk berbagai acara. Sharon menjatuhkan pilihannya pada sebuket mawar merah. "Mommy, kenapa beli bunga? Mommy kan tidak suka bunga," kata Lunetta mengingatkan. "Ini bukan untuk kita tapi untuk uncle Rajendra," ucap Sharon penuh senyum. Setelah menyelesaikan transaksi Sharon menggandeng tangan Lunetta keluar dari toko bunga. Begitu sampai di mobil Sharon memberi tahu langkah selanjutnya pada Lunetta.
10225.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.5K Beses bilang keranjang bunga
Ipakita ang mga Review (15)
Read
+Library
Yeni Sugiarti
livia sma lakinya sifatnya ga jauh beda... suka tinggal breng sma yg bukan muhrim... sok suci tpi ga mencerminkan perempuan suci... klu emang mau d ceritan livia mandiri, buktiin klu dia mandiri bukan ngarepin bantuan laki" lain... sifat dia sma kya utari perempuan murahan...
Iin Ayuniah
cerita yang luar biasa, banyak bangett pelajaran di dalamnya tentang bagaimana ikhlas, sabar dan selalu berbessr hati untuk memaafkan dan menerima kekurangan pasangan kita masing2.. thanks kak sudah menyuguhkan cerita semenarik ini, sukses terus kedepannya.. aamiin...
Basahin ang Lahat ng Review
Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu

Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu

Zivanya. ​Di tengah perjalanan membelah kota yang mulai diguyur rintik hujan, Ariyan berhenti di depan sebuah toko bunga yang hampir tutup. Dengan terburu-buru, ia membeli sebuah buket bunga mawar merah yang paling indah. Bersama buket itu, sebuah kotak kado kecil berwarna navy yang sudah ia siapkan sejak beberapa hari lalu kini tergenggam erat di tangannya. Kotak itu berisi sebuah perhiasan indah yang sengaja ia pilih sendiri, berharap benda itu bisa menjadi jembatan kecil untuk memohon maaf atas segala kebodohan dan dosanya di masa lalu.
9.973.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang keranjang bunga
Ipakita ang mga Review (32)
Read
+Library
Aurora Aurora
ZI.. ITU SI ARIYANASUE SAMA DOKTER YG OPERASI ZIVA SECARA PAKSA KENA PASAL ZI...!!! KENA PERUNDANG-UNDANGAN TENTANG KESEHATAN PASAL 293 MAAF KALO SALAH SOALNYA DIRIKU BUKAN ORANG HUKUM... IBUNYA PUNYA HAK INTEGRITAS UNTUK MENOLAK..!!! KECUALI KEADAAN NYA MEMANG DARURAT MENYANGKUT NYAWA SALAH SATUNYA,
Puput Oktaria
sakit hati bgt pas bagian Aira mau lahiran dipeluk dan diciumi Ariyan dan yg nyetirin Zivanya. gila ikutan nangis kejer... kok bs suami gila kyk gtu. pokok Zivanya hrus nikah sma Kaivan thor. gk mau tahu pokoknya mereka ber2 harus bersatu dan bahagia. Ariyan yg penyakitan hrus lihat Kai-Zi bahagia.
Basahin ang Lahat ng Review
Bunga Biru

Bunga Biru

Ia membuka kain penutup keranjang dan mulai mengeluarkan satu per satu tangkai bunga yang mereka beli di pasar. Peony diletakkan di ember besar berisi air. Lili putih disusun di sisi lain meja, sementara bunga liar yang dibawa Alira ditempatkan di vas kecil dekat jendela. Cahaya matahari masuk melalui kaca depan toko, menyentuh kelopak bunga dengan warna yang lembut. Alira memperhatikan susunan itu sebentar, lalu mengangguk puas.
10512 viewsOngoingIdinagdag sa Library 14 Beses bilang keranjang bunga
Read
+Library
Cinta yang Kau Bawa Pergi

Cinta yang Kau Bawa Pergi

Delia menunjukkan ponselnya. "Ada nama toko bunganya kan di buket itu?" "Ada." "Apa nama tokonya?" "Heaven’s Florist." Barra tak sabar. Diambilnya ponsel di atas tempat tidur. Kemudian mengirimkan pesan pada seseorang. Setelah mendapatkan balasan, Barra segera menelepon dan bicara beberapa menit dengan orang di seberang. "Aku akan menyelesaikan urusan dengan Tiara. Tapi masalah buket bunga harus selesai juga," ujar Barra.
10181.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.2K Beses bilang keranjang bunga
Read
+Library
Dry Flower

Dry Flower

Fera tidak bisa menerimanya. "Perasaan dari tadi gue curcol mulu ya? Hehehe... maaf ya, soalnya gue kalo lagi bosen suka kek gini. Oh ya, btw gue belum tau nama lo. Nama lo siapa?" tanya Bianca. "Nucifera," gumam Fera. "Fera? Itu asli nama lo? Unik ya? Jarang loh orang pake nama bunga lotus, biasanya juga mawar, melati, dahlia dan banyak lagi."
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang keranjang bunga
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status