Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Mempelai Pengganti

Sang Mempelai Pengganti

​Ijab Kabul dilaksanakan di sebuah masjid mewah, hanya dihadiri oleh keluarga inti yang mengenakan pakaian serba putih sebagai simbol kesucian dan juga duka yang tersisa. ​Ayah menggenggam tanganku. Matanya berkaca-kaca, bukan karena bahagia, melainkan karena perpisahan yang ia saksikan dan perpisahan yang ia paksakan. ​Bayu duduk di hadapan penghulu, wajahnya tegang. Ia terlihat seperti seseorang yang sedang menjalani operasi tanpa bius. Ketika ia mengucap, “Saya terima nikahnya Andin Paramita binti Pramudya dengan mas kawin tersebut dibayar tunai,” suaranya terdengar datar, mekanis, seperti menghafal teks laporan keuangan. Tidak ada kebahagiaan di dalamnya, tidak ada janji masa depan, hany
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai ketika ijab kabul malaikat menangis
Baca
+Pustaka
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

Kata Abah lalu meninggalkan Ammar dan kembali masuk ke dalam rumah. Ayudia dan Adam simpuh pada Uti. Bahagia dan haru menyatu dalam malam itu. Pertengahan bulan yang tak luput dari hujan, seakan turut mendoakan dalam perhelatan malam itu, hujan tak terdengar, mendung juga seolah paham maksud dan tujuan kebaikan Adam. Semua berjalan lancar, meski tak sesuai rencana awal, karena ijab qobul digelar malam hari bukan sesuai jadwal. Uti mengharu dengan senyum penuh air mata.
1044.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ketika ijab kabul malaikat menangis
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Baca Semua Ulasan
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

"Dia ingin mengkhatamkan hafalan alfiyah terlebih dahulu sebelum menampakkan diri di hadapan calon suami." "Baiklah kalau begitu. Langsung saja." Kata penghulu, mengulurkan tangan kanannya. Mereka berjabat tangan. Pengucapan ijab kabul berlangsung menebarkan hati apalagi dikalangan santri yang berteriak histeris menyaksikannya. Seisi ruangan masjid makin berdebar bisa secara langsung hadir menyaksikan acara yang sakral ini.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai ketika ijab kabul malaikat menangis
Baca
+Pustaka
Menjadi Babysitter Anak Suamiku

Menjadi Babysitter Anak Suamiku

Ijab kabul akan segera dilaksanakan setelah baru saja khutbah nikah selesai dibacakan. Kepalaku menunduk dalam, saat Bang Amar yang tengah menjabat tangan penghulu menyambut ijab dari Penghulu. Lelaki gagah itu sukses melafadzkan kalimat qobul dalam satu tarikan napas. Haru menyelimuti hatiku. Cinta yang terpendam lama kini bermekaran. Menyatu dalam satu kesatuan yang Allah ridhoi atas nama pernikahan.
1041.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ketika ijab kabul malaikat menangis
Baca
+Pustaka
Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar

Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar

“Pelankan suaramu, Fai!” titah Ibu, panik. Ia kemudian melepaskan tangannya dari mulutku saat aku sudah agak tenang. Ibu menahan isak tangis hingga ekspresi wajahnya sulit kugambarkan. Namun yang pasti, adaberjuta kepedihan tergurat di sana. Lantunan takbir masih menggema, begitu pun suara bedug bertalu-talu di malam takbir itu, harusnya kami menangis bahagia menyambut hari kemenangan. Namun, yang terjadi malah sebaliknya.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai ketika ijab kabul malaikat menangis
Baca
+Pustaka
Suamimu Masih Mencintaiku

Suamimu Masih Mencintaiku

Burak memalingkan wajah, mencoba menyembunyikan harunya. Aku… aku tak bisa menahan air mata lagi. Ternyata, malaikat kecil kami… bisa menaklukkan batu. Bisa membuat keluarga ini menangis, setelah sekian lama diselimuti ego. “Abi… jangan menangis,” bujuk Lesa. Abi mengusap air matanya. “Aku mau ke sana. Lesa, tolong…” “Abi belum pulih…” jawab Lesa cepat.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai ketika ijab kabul malaikat menangis
Baca
+Pustaka
Janji Suci Yang Terbagi

Janji Suci Yang Terbagi

Pak penghulu meminta ijin. Bapak mengangguk. Dan acara ijab kabul pun dimulai. Jantungku berdegup kencang ketika mendengar suara Arman untuk pertama kalinya, mengucapkan ijab kabulnya. Aku meneteskan air mata ketika mengaminkan do'a setelah ijab kabul. Air mata kebahagiaan. Lega rasanya acara puncak berjalan dengan khidmat dan lancar.
23.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 652 kali sebagai ketika ijab kabul malaikat menangis
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

Akbar mengucapkan ijab qabul dengan suara lantang seolah dia sudah latihan beberapa hari. Akan tetapi, lebih lantang lagi sorakan saksi dan tamu undangan yang hadir mengatakan kalau kami sudah sah menjadi suami istri. Hati menangis pilu karena pada akhirnya takdir benar-benar tidak sejalan. Dian menepuk pundakku berulang kali, juga memaksakan senyum. Tentu saja sebagai sahabat yang tahu semua masalah yang kuhadapi, dia merasakan luka mendalam.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai ketika ijab kabul malaikat menangis
Baca
+Pustaka
Love Me, Sersan!

Love Me, Sersan!

Berjuang bersamanya membina rumah tangga, menjadi partnernya dalam meraih surga, bukan justru menariknya ke dalam neraka. Selanjutnya, kami sungkem kepada orang tua. Memohon restu untuk kelanggengan rumah tangga. Prosesi ini yang tidak ada ketika ijab pertama kami dulu. Air mata haru terus saja membanjiri. “Mengapa menangis?” Mas Kusuma bertanya sambil mengusap lembut dengan sapu tangannya. Aku menggeleng karena sejatinya ini adalah air mata bahagia.
9.9120.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai ketika ijab kabul malaikat menangis
Baca
+Pustaka
Perawan Rasa Janda

Perawan Rasa Janda

“Terima kasih untuk semua yang sudah bunda berikan padaku selama ini. Juga semua pengorbanan bunda dan kasih sayang bunda, yang tak akan pernah bisa aku balas dengan apapun.” Setelah itu bunda mulai memelukku erat, hingga aku tak bisa lagi menahan tangis haru di mataku yang membuatku harus mengerjap beberapa kali agar air mata yang terlanjur mengucur tak merusak make up yang sudah diaplikasikan di wajahku. *** Berulangkali aku mengucap syukur ketika akhirnya Gamal usai mengucap ijab kabul dengan suara yang menyiratkan sebuah keyakinan yang besar.
1038.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ketika ijab kabul malaikat menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status