LOVE YOU MBAK SANTRI
tanyaku pada Udin, dari pada penasaran.
"Oh ini, ini rumah buleknya Mbah Yai," jawab Udin
Ada santri wati yang lewat di hadapan kami, yang satu masih kecil berkulit sawo matang, kutaksiri dia masih SMP. Yang satunya lagi sedikit tinggi dan berkulit putih, hidungnya mancung. Tangan kanan memegang ujung mukena agar tidak menyentuh tanah, sedangkan yang kiri memegang Al-Qur'an. Tidak selang beberapa lama ada santri wati datang dari arah belakang kami. Tangan kiri memegang ujung mukenahnya. Sedangkan kanan melambai mengikuti langkah kakinya.
Hot Chapters