Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DUSTA LELAKI BERGELAR SUAMI

DUSTA LELAKI BERGELAR SUAMI

Apakah lawan ataukah kawan? "Jangan terlalu sombong!" "Maksudmu?" "Kau harus tahu, El. Kesombongan lah yang membungkam ayahmu! Jangan sampai kau mengikuti jejaknya." Suara di seberang sana terdengar sangat penuh dengan ancaman. "Terima kasih sudah memperingatkanku. Tetapi itu tidak perlu. Kau seharusnya tahu, aku adalah anak Haryadi, maka kesombongan adalah identitasku!" Elya menjawab dingin.
9.774.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
KAU HIANATIKU, KUBUAT PUSAKAMU TAK BERKUTIK

KAU HIANATIKU, KUBUAT PUSAKAMU TAK BERKUTIK

"Kau memang manusia tidak tau malu, mengemis pada perempuan yang kau sakiti, kau injak injak tapi kau masih sangat butuh segalanya dari perempuan itu." "Jangan sombong kamu Shila, hartamu hanya titipan, jika tuhan sudah berkehendak hartamu akan habis!!!" hardik mas Bayu. "Sombong dengan orang sepertimu ku rasa pantas saja, apalagi kau memang manusia tidak tau diri, sudah ku angkat derajatmu dan kelurgamu tapi kau hianatiku." "Apa karena pria ini kau ingin menceraikanku Shila??"
43.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
PRIA JELEK ITU TERNYATA SULTAN

PRIA JELEK ITU TERNYATA SULTAN

Aku mengkerutkan keningku. "Kok bisa Kang?" tanyaku yang kebingungan. "Sebab si Ahli ibadah merasa sombong dan dirinya lah yang paling benar, maka dia menjadi keliru dan takabur dengan menghakimi orang lain bahkan berani mendoakan keburukan kepada saudaranya sendiri." jawab irpan sambil menatapku lembut. "Maksudnya bagaimana Kang?" tanyaku lagi yang kurang paham.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Suara Di Bilik Iparku

Suara Di Bilik Iparku

Suara Di Bilik Iparku (Suamiku di arak warga karena berselingkuh) ** "Hanum, aku begitu mencintaimu. Kamu bagai candu buatku. Aku harap hubungan kita tidak sampai ketahuan oleh Anisa, istriku. Untung saja Anisa tidurnya kaya kebo, mau gempa sebesar apapun nggak bakal bangun. Jadi aku bisa bermesraan denganmu." Kuremas dadaku sendiri ketika kudengar suara Mas Akbar merayu Hanum, iparku, istri adiknya sendiri di dalam bilik Hanum yang tengah ditinggal oleh suaminya pergi keluar kota. Aku terbangun saat kurasakan perutku mulas ingin ke kamar mandi, tapi langkahku terhenti ketika mendengar suara mesra dari dalam bilik iparku.
7.292.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Talak Aku, Mas!

Talak Aku, Mas!

Aku tidak ingin harga diriku terinjak-injak. "Sombong! Dari dulu dia enggak pernah berubah ya." Celetuk Bu Intan salah satu tetangga yang amat sangat membenciku. Entah benci, entah iri aku tidak bisa membedakan. Karena dua hal itu sama-sama terlihat dengan jelas. "Iya, sombongnya sudah mendarah daging susah untuk diubah," timpal yang lainnya. Aku menarik napas dan membuangnya secara kasar. Ingin rasanya aku tertawa saat mereka bilang aku sombong. Seolah-olah aku adalah seorang pendosa dan mereka seolah selalu benar.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Legenda Sang Immortal

Legenda Sang Immortal

Ini bukan dia yang tidak bisa menahan diri, akan tetapi kesombongan orang lain yang memaksanya untuk lebih sombong. Yah, walau bagaimanapun, sombong juga merupakan bagian dari kekuatan. “Bukankah Anda hanya sedang menargetkan Junior ini? Kenapa harus berbicara dengan cara yang munafik?” Fang Han benar-benar menyemburkan apa yang ada di dalam hati tanpa memikirkannya sama sekali.
9.230.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 679 kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Kesombonganmu Kubayar Tunai

Kesombonganmu Kubayar Tunai

Suaranya mulai naik, hingga membuat teman-temannya yang tadi duduk di meja terpisah, ikut mendatangi meja tempat kami berada sekarang. "Siapa bilang ga ada yang tau? Anak sombong kayak lo itu musuhnya banyak, banyak yang mau lo itu enyah dari muka bumi biar dunia aman damai," ucapku berapi-api. Tak kupedulikan jika akan berdampak buruk pada nyawaku. Ruangan itu seketika dipenuhi tawa teman-teman Frans. "Bener, itu, Frans. Lo keren juga bisa ngebentak Frans kayak tadi," sahut pemuda di sebelahku.
1048.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Ponselku masih menggantung di udara, tetapi tidak ada tanda-tanda kakak iparku itu berkenan mengambil untuk menyambungkan wifinya. Bukannya menuruti permintaanku, kakak iparku malah ngeloyor pergi. Aku menggeleng, dari dulu wanita itu tidak pernah berubah, sombong. Bukan hanya dia yang sombong, kakak iparku yang lain juga seperti itu, mereka tidak tahu kami adalah pemilik toko terbesar di kota kami sehingga selalu dianggap tidak penting.
18.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Kita Beli Kesombongan Mertuamu, Nduk!

Kita Beli Kesombongan Mertuamu, Nduk!

"Ya, Bu." "Kamu berani menolak ajakan anakku untuk kembali? Sudah hebat kamu? Kamu pikir siapa yang akan menghidupi kamu dan anakmu, huh?" Aku tersenyum sinis mendengar kesombongan Ibu barusan. "Memangnya Ibu itu Tuhan yang bisa menentukan hidupku dan Indah? Ibu lupa aku hanya masih punya orang tua."
10144.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Kakak iparku yang terlalu sempurna

Kakak iparku yang terlalu sempurna

“Ibu hebat juga, berani melawan. Tapi percayalah, semakin jauh Ibu melangkah, semakin berbahaya. MegaRasa bukan lawan kecil. Mereka bisa menutup bisnis Ibu hanya dengan satu gerakan.” Aku menelan ludah. “Kalau memang mereka sebesar itu, kenapa takut dengan usaha kecil seperti kami? Kalau sambal kalian benar-benar enak, orang pasti beli. Tapi karena kalian tidak percaya diri, kalian pakai cara kotor. Itu tandanya justru kalian yang lemah.” Hening sejenak di seberang. Lalu suara itu terdengar dingin:
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status