Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Glegaaar. Guntur bersahutan di langit, seakan mengancam sebuah perahu berlayar tunggal yang sedang terombang-ambing dipermainkan ombak samudera. Kadang perahu meninggi, kadang jatuh terhempas menjadi rendah. Kadang meliuk ke kiri, kadang meliuk ke kanan. Hujan mengguyurnya semakin kuat dan deras. Tapi Baraka tatap berada di haluan dan Dewa Racun tak mau tinggal diam di dalam barak beratap rendah Itu. "Baraka? tul.. tu... tul.. tutup layar supaya badai tidak melemparkan perahu ini!"
1031.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 657 kali sebagai kukan berdiri di tengah badai
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Reinkarnasi Sang Dewa Perang

"Badai adalah simbol kekacauan. Di tengah badai, cahaya sering kali padam. Tapi kau harus menunjukkan bahwa cahayamu tidak akan pudar." Tornado besar terbentuk, bergerak dengan cepat menuju mereka. Arjuna merasakan tekanan besar, seolah badai itu ingin menghancurkannya. Namun, ia tidak menyerah. Dengan napas teratur, ia memusatkan pikirannya, memadukan cahaya dengan kekuatan badai yang ia pelajari dari Susanoo.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kukan berdiri di tengah badai
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

“Tuan, kabar dari pengawal pos. Badai ringan diperkirakan datang tengah malam. Tapi jika angin berubah arah dari barat laut, bisa jadi badai besar.” Raka berpikir sejenak, lalu memandang ke arah langit. “Tebalkan dinding tenda. Perkuat tali. Dan pastikan kuda-kuda terikat rapi di tempat yang lebih rendah.” “Siap, Tuan.” Kuda kita juga sudah di buatkan tenda dan perapian kita mala mini aman walau badai salju menimpa. Raka menepuk bahu pengawalnya. “Tak perlu panik. Tapi malam ini jangan lengah. Kita sudah terlalu dekat dengan rumah. Tak ingin ada yang celaka di ujung perjalanan.”
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai kukan berdiri di tengah badai
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Lia tahu badai belum sepenuhnya reda, tapi ia juga tahu dirinya tak lagi sendirian. Dan di hatinya, ia berjanji: apa pun badai yang datang, ia akan tetap berdiri.
981 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kukan berdiri di tengah badai
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Darah

Pendekar Pedang Darah

Langit kembali menjadi gelap, awan kelabu berputar, badai angin kencang, dan muncullah sosok kuat dari robekan ruang di langit. Di depan rumah yang telah hancur, Chen Xuan berdiri bersisian dengan Qin Yao. Angin kencang mengibaskan rambut hitamnya yang berantakan, jubah putih birunya berkibar, hingga sepasang matanya tertuju kepada robekan ruang di langit.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai kukan berdiri di tengah badai
Baca
+Pustaka
Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam

Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam

Ia menaiki punggung Long Wei tepat di belakang Zhang Lei. Makhluk itu melangkah maju dengan hati-hati, tubuhnya melindungi dua manusia di punggungnya dari badai yang semakin menggila. Di langit yang memudar, gurun pasir seperti berubah wujud—bukan lagi bentangan sunyi, melainkan lautan liar yang menyembunyikan sesuatu di bawah gelombang debunya. Mereka melanjutkan perjalanan tanpa tahu seberapa jauh badai ini akan membawa mereka. Tapi satu hal jelas…
10920 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kukan berdiri di tengah badai
Baca
+Pustaka
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Cahaya ungu menakutkan memancar dari badai itu, menyerupai badai kiamat, saat menerjang Lin Tian di tengahnya. Qu Ge, Fan Miaoyu, dan dua orang lainnya di luar sedikit gemetar melihat pemandangan itu. Dewa Makam menari bersama badai, membuat orang mustahil melihat di mana ia berada. Seolah-olah ia adalah bagian dari badai itu sendiri. “Apa yang harus kita lakukan?”
9.561.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kukan berdiri di tengah badai
Baca
+Pustaka
Penakluk Dunia

Penakluk Dunia

"Itu ... bukankah itu Nona Chuyu?!" Semua orang masih dalam keadaan terkejut ketika pria tampan yang berdiri di sebelah Qing Chuyu melambaikan lengan jubahnya. Angin kencang tiba-tiba merobek udara dan mengguncang seluruh daratan. Di dalam angin kencang itu, ada kabut hitam tertentu bercampur di dalamnya, dan menyeret banyak orang dari pihak Benua Suci ke dalam pusat angin yang kini menjadi mata badai. Dalam sekejap, jeritan mengerikan terdengar dari dalam tanpa henti. Senjata, baju besi, tulang, serta daging mereka dipelintir hingga menciptakan pekikan yang memilukan.
9.8443.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.1K kali sebagai kukan berdiri di tengah badai
Tampilkan Ulasan (181)
Baca
+Pustaka
Jimaro Chan
welcome back, Senior Ye. akhirnya hadir kembali setelah sekian lama, dan memberi kejutan besar tentang dalang pembantaian di Benua Utara. ceritanya makin rumit dan kompleks. Semangat tuk terus berkarya, Senior Ye....
Embunayu
Hai kak.. ijin perkenalkan novel saya ya.. menceritakan tentang pangeran yang lemah masuk dalam dunia beladiri, sihir, penyelidikan jati dirinya dan cinta Berjudul " Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api " silahkan mampir
Baca Semua Ulasan
PASUKAN BAYANGAN ZETHIAN

PASUKAN BAYANGAN ZETHIAN

teriak Falcon. Badai ini di luar kendali Helzi, wanita ini memutar otaknya mencari cara terbaik untuk mendarat di tengah cuaca buruk ekstrem yang mendadak menjegalnya. "Letnan!"
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai kukan berdiri di tengah badai
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Mereka tak bisa berbuat apa pun selain menunggu apa yang akan terjadi kemudian. Ribuan doa keluar dari jiwa saat badai akhirnya benar-benar menghantam. Bayu jatuh berlutut, terpaku, saat angin puyuh yang berputar-putar membentuk tiang setinggi lima ribu kaki menggulung kapal mereka.
1032.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kukan berdiri di tengah badai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status