Hai Om, Aku Calon Istrimu!
Mbak Nindi ikut tersenyum lalu berkata, “Aku ada rekomendasi kuliner malam enak dekat sini. Legendaris malah. Mau coba?”
Aku langsung mengangguk antusias. “Mau! Makanan apa, Mbak?”
Mbak Nindi mengangkat jari, memberi kode agar kami mengikutinya. “Soto Bebek Delanggu. Terkenal banget di Klaten.”
Mas Pandu sampai berseru. “Wah, itu makanan favoritku waktu koas dulu.”
Om Kais menatapku sambil tersenyum, lalu mengusap rambutku yang masih sedikit acak-acakan. “Kalau begitu, kita kulineran. Buat ngisi tenaga habis nangis.”