Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Iveryne ; Mitos Pedang Iblis

Iveryne ; Mitos Pedang Iblis

“Spesies laba-laba serigala, setengah murni, setengah terinfeksi. Sulit bagi mereka membedakan jejak energi api dan kristal bulan.” Mereka kembali berjalan, teramat pelan, dan terus memasang sinyal waspada. Sesampainya di lorong pintu Gua, keduanya buru-buru merapat ke dinding, ada laba-laba lain di sana, menyeret satu bangkai kelelawar yang berukuran setengah dari badannya. Reiger memberikan kode untuk sebisa mungkin menahan nafas ketika dia menyebrang, dia segera merengkuh pinggang ramping itu masuk dalam pelukannya saat sengat si laba-laba meraba dinding batu.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as laba laba laut
Read
+Library
Dosenku Penyembuh Lukaku

Dosenku Penyembuh Lukaku

Eva menggerakan kursi rodanya dan menghampiri Aquarium tersebut, di depan kaca Aquarium ada tertulis 'Kepiting Laba-Laba Raksasa'. Setelah membaca tulisan tersebut, Eva langsung melirik ke dalam Aquarium, tidak jauh dari sana, terlihat seekor kepiting yang memiliki kaki yang panjang seperti laba-laba. "Kepiting Laba-Laba? Aku baru tahu kalau ada jenis Kepiting yang seperti ini..." William menghampiri Eva dari belakang, "unik, 'kan? Jenis Kepiting ini termasuk jenis Kepiting pemakan bangkai, seperti ikan ataupun tanaman laut yang sudah mati."
101.9K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as laba laba laut
Read
+Library
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

Suasana tampak lengang, nyaris tanpa suara terdengar selain bunyi kendaraan yang berlalu lalang di depan sana. “Bapak sama Ibu ke mana, Zam? Kok enggak kelihatan?” “Lagi ke luar kota. Makanya aku minta kamu temani aku makan malam. Ayo dicoba, Mbak! Ini aku yang bikin loh,” “Emang kamu bisa masak?” Tatapan Vita tertuju pada piring yang berisi nasi goreng lengkap dengan telur mata sapi dan suwiran daging ayam. “Bisa dong! Ini buktinya. Cobain, Mbak! Rasanya pasti mantap!”
4.9K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as laba laba laut
Read
+Library
Istri Tebusan Paman Mantanku

Istri Tebusan Paman Mantanku

Setelah itu, ia pun melepaskan kemejanya dan ikut terjun ke laut bersama Laureta. Airnya surut. Kian dan Laureta sama-sama berdiri di atas karang yang sudah mati. Lalu mereka mengenakan kacamata scuba yang terdapat selang untuk bernapas. Tampaknya Laureta tidak membutuhkan pelampung. Wanita itu bisa berenang dengan sangat baik. Terdapat banyak ikan-ikan laut yang berwarna-warni. Laureta tampak kegirangan saat tangannya memegang roti, lalu para ikan itu menghampirinya.
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 460 Times as laba laba laut
Read
+Library
Penguasa Fisik Tanpa Batas

Penguasa Fisik Tanpa Batas

Dia membawa Xue Feng, dan Laila ke ujung ruang, di mana terbentang pantai dan laut seluas sekitar sepuluh kilometer, menciptakan wilayah laut kecil. "Apakah ada makhluk laut di dalamnya?" tanya Xue Feng dengan rasa ingin tahu saat mereka turun ke pantai. Laila sudah mulai berlarian senang melihat pantai. Sepertinya monster kekacauan juga tidak dapat menolak pemandangan, dan suasana ketenangan pantai. "Laut ini dihuni oleh beberapa kelompok monster laut. Namun, yang paling kuat baru mencapai tahap kelima.." jawab Ling Qi.
1093.4K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as laba laba laut
Show Reviews (15)
Read
+Library
Zhu Phi
ijin promo ya Thor ... S2 Legenda Pedang Naga Emas sudah rilis dengan judul Dewa Immortal Naga Emas. Baca juga Pendekar Kitab Iblis yang akan Tamat dalam waktu dekat. Siapa bilang villain tidak bisa jadi MC? Sukses selalu ya...
Pok Jang
Bab 279 masih menunggu penerbit untuk lulus modifikasi. Apakah mereka cuti hari ini? Harap sabar ya.. Mungkin bab 280 dan 281 harus menunggu bab 279 selesai direview oleh penerbit agar bisa lulus modifikasi. TQ.
Read All Reviews
Pelabuhan Kedua

Pelabuhan Kedua

"Itu karena ada banyak cair4n yang terpendam lama. Aku harus membantumu mengeluarkannya." "Mmhh... Kak, hentikan!" keluh Laura dengan masih menahan tangan Ray. "Aku tak bisa berhenti." Ray langsung meny4mb4r bib!r Laura, membuat Laura tak bisa memberontak untuk menolaknya. "Aku milikmu."
1.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as laba laba laut
Read
+Library
Pernikahan Kilat Dosen Killer

Pernikahan Kilat Dosen Killer

Produk kerajinan, makanan, minuman, semuanya bersaing memikat perhatian. Arga menepuk bahu para pemuda. “Ingat, jangan minder. Kita bukan siapa-siapa, tapi kita punya sesuatu yang lahir dari hati.” Mereka pun menata meja. Toples abon disusun rapi, kerupuk ikan ditata di keranjang bambu, label emas ditempel dengan bangga. Sebuah spanduk sederhana bertuliskan: Cahaya Laut – Dari Laut, Untuk Masa Depan.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as laba laba laut
Read
+Library
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

Semua ikan yang masuk adalah ikan mahal, bahkan ada lobster dan juga kepiting berukuran besar. “Terima kasih banyak Ratu Segara,” kata Ardi dengan kegirangan, semua warga pulau ini tahu siapa makhluk mistis penjaga lautan ini. Ia adalah Ratu Segara, sosok perempuan cantik yang kecantikannya mengalahkan makhluk mitologis seperti putri duyung.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as laba laba laut
Read
+Library
Soul Contractor

Soul Contractor

Seru ketiganya Menoleh ke atas sebentar sebelum membalikan badan nya Radyt menjelaskan "Umumnya Predator seperti Laba-laba di depan sangan suka tinggal di kedalaman hutan dengan kelembaban yang tinggi, tapi karena keanehan kali ini, ia muncul disini" "Laba laba berkaki delapan ini kira kira berada di level 28, dan seharusnya Kalian bertiga sanggup menghadapinya kan? " Tanya Radyt yang dijawab langsung dengan anggukan dari ketiganya Kemudian dengan percaya diri Mereka Bertiga segera memasang postur bertarung. Melihat mangsa kecilnya yang sombong, Laba-laba berkaki delapan segera mengeluarkan benang sutra hijau nya, memilih turun untuk langsung melahap Mangsanya.
9.88.2K viewsOngoingAdded to Library 327 Times as laba laba laut
Read
+Library
LALI

LALI

Di surau itulah Asih selalu mempasrahkan hubungannya dengan sang kekasih. Jam berlalu dengan cepat. Jam beker di meja sebelah tempat tidurnya sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Namun matanya masih saja bersinar terang. Tak seperti biasanya. Di jam-jam seperti sekarang ini sudah mulai terasa berat. Matanya menerawang jauh. Di tatapnya plafon kamar yang juga terbuat dari anyaman bambu yang sudah mulai di penuhi dengan kukus gantung. Ternyata, ingatan Asih belum puas dengan kejadian tadi sore. Mungkin malam ini ia akan membayar tuntas perihal ingatan tersebut. Tanpa sadar, bibir mungilnya kembali tersenyum. Matanya semakin memancarkan kebahagian yang tersembunyi begitu dalam. Ia bangun dari
106.0K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as laba laba laut
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status